Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BEI Gembok Saham Menteng Heritage (HRME)

Suspensi dilakukan karena terjadi penurunan signifikan terhadap saham emiten bekode HRME itu.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 23 April 2020  |  12:34 WIB
The Hermitage, hotel yang dikelola PT Menteng Heritage Realty Tbk. - hrme.co.id
The Hermitage, hotel yang dikelola PT Menteng Heritage Realty Tbk. - hrme.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi sementara terhadap saham PT Menteng Heritage Realty Tbk.

Berdasarkan surat yang ditandangani oleh Kadiv. Pengawasan Transaksi Lidia Panjaitan suspensi berlaku sejak Kamis (23/4/2020). Menurutnya, suspensi dilakukan karena terjadi penurunan signifikan terhadap saham emiten bekode HRME itu.

Pihak bursa akan menggembok sementara saham HRME sampai pengumuman selanjutnya. Saham HRME dalam sepekan terakhir sudah terkoreksi 18,44 persen dari posisi Rp308 menuju Rp230.

Sementara itu selama sebulan terakhir, kinerja saham perseroan jatuh 69,33 persen sedangkan selama tahun berjalan 73,26 persen. Oleh karena itu, HRME akan segera melakukan public expose insidentil pada 27 April 2020 di Jakarta terkait perkembangan kinerja dan operasional.

Perseroan juga akan memaparkan rencana usaha dan anak perusahaan pada tahun ini. Sebelumnya, PT Menteng Heritage Realty Tbk. terpaksa menutup sementara salah satu hotel bintang 5 yang beroperasi di Menteng, The Hermitage.

Direktur Utama Menteng Heritage Realty Christofer Wibisono mengatakan penutupan sementara dilakukan karena tidak ada pendapatan dari pangsa pasar yang disasar. Meski demikian, perseroan masih memiliki pemasukan lain dari unit bisnis jasa perkapalan dan Hotel Pomelotel.

“Kami manajemen terus memantau kondisi dan situasi. Okupansi kamar jelas tidak menggembirakan sama dengan hotel lain yang masih mempertahankan buka. Namun, hotel bintang 3 kami masih jalan begitu juga dengan bisnis pelayaran,” katanya kepada Bisnis.com baru-baru ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei suspensi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top