Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Simak Penjelasan Soal Aktivitas Bursa Efek Indonesia Senin (1/9)

Bursa Efek Indonesia akan beroperasi normal pada Senin (1/9/2025). Pelaku pasar waspada potensi panic sell.
M. Nurhadi Pratomo,Fahmi Ahmad Burhan
Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:08
Warga melintasi kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Minggu (3/8/2025). JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Warga melintasi kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Minggu (3/8/2025). JIBI/Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan perdagangan saham di Bursa akan berjalan normal pada Senin (1/9/2025).

“Dapat kami beritahukan bahwa Bursa Efek Indonesia pada Senin, 1 September 2025 akan beroperasi secara normal. BEI senantiasa berkomitmen untuk menjaga aktivitas pasar modal Indonesia tetap berjalan secara teratur, wajar, dan efisien,” ujar Corporate Secretary Bursa Efek Indonesia Kautsar Primadi Nurahmad, Minggu (31/8/2025).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Inarno Djajadi sebelumnya mengatakan, sampai saat ini, OJK akan tetap menjalankan perdagangan di pasar modal pada besok, Senin (1/9/2025). 

"Sambil lihat perkembangan," kata Inarno kepada Bisnis pada Minggu (31/8/2025).

Bisnis pun telah meminta penjelasan kepada BEI terkait perdagangan pada besok, Senin (1/9/2025). Namun, sampai berita ini dirilis, belum ada jawaban dari Bursa.

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan BEI akan menggelar pertemuan manajemen BEI dengan jurnalis pada Senin (1/9/2025) secara daring pada pukul 13.00-14.30 WIB. Namun, undangan pertemuan dari BEI itu tidak menyebutkan mengenai materi pembahasan yang akan disampaikan oleh manajemen BEI.

Seiring dengan memanasnya kondisi politik dalam negeri, pasar saham pun jeblok. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks harga saham gabungan (IHSG) telah melorot 1,53% ke level 7.830,49 pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (29/8/2025). Meskipun IHSG masih di zona hijau, menguat 10,63% sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd) atau sejak perdagangan perdana 2025.

Pasar saham Indonesia juga mencatatkan nilai jual bersih atau net sell asing sebesar Rp1,12 triliun pada perdagangan akhir pekan ini. Dengan begitu, net sell asing di pasar saham Indonesia mencapai Rp50,94 triliun ytd.

Penggiat Pasar Modal Indonesia Reydi Octa mengatakan, IHSG pada perdagangan besok, Senin (1/9/2025) rawan dibuka melemah akibat gejolak politik yang terjadi selama akhir pekan ini. 

"Sejarah membuktikan pasar sangat sensitif terhadap isu sosial dan politik. Besok panic sell mungkin terjadi, apalagi jika situasi tak kunjung reda dan belum ada langkah antisipasi dan kebijakan strategis dari pemerintah untuk meredakan kekisruhan," kata Reydi kepada Bisnis pada Minggu (31/8/2025).

Director Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada mengatakan, pada dasarnya pelaku pasar sedang melihat apakah demonstrasi yang terjadi menuju anarkis dan mengganggu kestabilan kehidupan ekonomi serta politik atau tidak. 

"Jika hal tersebut terjadi maka tentunya pelaku pasar akan stay away dari market hingga kondisi yang ada bisa lebih aman. Jeda waktu ini lah yang kita tidak dapat perkirakan durasi waktunya," ujar Reza kepada Bisnis.

Pelaku pasar juga dinilai masih cenderung wait and see terutama melihat kondisi di dalam negeri dalam beberapa hari ke depannya.

"Kalau sudah terkait ekonomi dan politik tentunya pelaku pasar akan cenderung melakukan aksi jual sehingga hampir semua sektor akan terkena dampaknya," tuturnya.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro