Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Garuda Potong Gaji, Ini Tanggapan Kementerian BUMN

Kementerian BUMN menilai pemotongan gaji karyawan yang dilakukan Garuda Indonesia adalah kebijakan internal perusahaan.
Pesawat Airbus A330-900neo milik Garuda Indonesia di Hanggar 2 GMF AeroAsia, Rabu (27/11/2019) malam./Bisnis-Rio Sandy Pradana
Pesawat Airbus A330-900neo milik Garuda Indonesia di Hanggar 2 GMF AeroAsia, Rabu (27/11/2019) malam./Bisnis-Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengkonfirmasi pemotongan gaji yang dilakukan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. terhadap manajemen dan karyawannya.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa benar adanya manajemen Garuda Indonesia telah melakukan pemotongan gaji. Kementerian menyerahkan hal itu kepada internal manajemen Garuda Indonesia.

“Itulah keputusan internal Garuda dan manajemen, jadi mereka pasti punya hitung-hitungan sendiri, kenapa pemotongan dilakukan dan Kementerian BUMN serahkan semuanya ke kebijakan internal manajemen Garuda,” katanya kepada Bisnis, Jumat (17/4/2020).

Dihubungi secara terpisah, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra juga membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan penyesuaian untuk merespons kondisi bisnis yang terpukul karena virus corona.

“Iya benar [terdapat pemotongan gaji], support dan doanya ya buat Garuda melewati situasi sulit ini,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (17/4/2020).

Pemotongan gaji dilakukan secara proporsional mulai dari level direksi hingga staf mulai dari 10 persen untuk level staf hingga 50 persen untuk direksi. Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan yang sangat mendalam atas kondisi perusahaan.

Kendati demikian, emiten berkode saham GIAA ini optimistis akan terus bertahan melewati masa yang kurang menguntungkan bagi industri penerbangan. Dia juga memastikan bahwa pemotongan ini hanya bersifat penundaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper