Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sediakan Layanan Transportasi Medis, Kemenparekraf Apresiasi Panorama Group

Panorama Group menyiapkan total 11 kendaraan antar-jemput tenaga kesehatan dari Rumah Sakit rujukan Covid-19 ke hotel yang telah ditunjuk Pemerintah.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 04 April 2020  |  17:18 WIB
PT Panorama Sentrawisata Tbk - istimewwa
PT Panorama Sentrawisata Tbk - istimewwa

Bisnis.com, JAKARTA – Grup usaha pariwisata, Panorama Group menerima apresiasi dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo karena telah menyediakan fasilitas transportasi bagi tenaga kesehatan saat bertugas menangani pasien virus corona.

Melalui unit usaha Panorama Destination dan White Horse, Angela mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi kesiapan para stakeholder pariwisata untuk bersama-sama berjuang dan membantu berkontribusi dalam menghentikan penyebaran wabah Covid-19.

“Langkah kerja sama dengan para pelaku industri pariwisata ini merupakan misi kemanusiaan. Bukan lagi terkait untung atau rugi, tetapi semua ini dilakukan bersama untuk menangani wabah Covid-19, meskipun kami sadar industri pariwisata adalah salah industri yang terdampak,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu, (4/4/2020)

Sementara itu, Vice President Brand and Communication Panorama Group AB Sadewa menjelaskan Panorama Group menyiapkan total 11 armada, yakni sebanyak 4 big bus dan 1 minivan dari Panorana Destination dan 5 big bus dan 1 minivan 14 kursi dari White Horse.

“Armada ini untuk dijadikan kendaraan antar-jemput tenaga kesehatan dari Rumah Sakit rujukan Covid-19 ke hotel yang telah ditunjuk Pemerintah untuk melayani tenaga kesehatan,” ujarnya.

Da juga menambahkan para kru sebelum beroperasi sudah dibekali pelatihan yang diharapkan dapat membantu pengemudi dalam menjalankan tugas sesuai dengan standar yang berlaku termasuk Standar Operasional Prosedur (SOP) WHO dan Kementerian Kesehatan.

Misalnya aturan duduk berjarak minimal 1 meter di dalam bus, kru bus dibekali masker dan sarung tangan, alat pengukur suhu nonkontak, hand-sanitizer, sprayer, disinfektan, kain lap, gunting, dan kantong plastik sampah.

“Penyemprotan disinfektan secara rutin dilakukan di dalam bus baik sebelum dan setelah pengantaran maupun penjemputan tenaga kesehatan terutama pada bagian kendaraan yang sering disentuh,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

panorama sentrawisata kementerian pariwisata Virus Corona
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top