Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sayonara 4.000, IHSG Terkoreksi 2,92 Persen Awal Perdagangan Jumat

Pada pukul 9.01 WIB, indeks terkoreksi 2,92 persen atau 119,81 poin menuju level 3.985.61. Sebanyak 378 saham terpantau melemah, 46 menguat, dan 262 stagnan.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  09:04 WIB
Foto multiexposure karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Foto multiexposure karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meninggalkan level 4.000 pada perdagangan Jumat (20/3/2020) pagi.

Pada pukul 9.01 WIB, indeks terkoreksi 2,92 persen atau 119,81 poin menuju level 3.985.61. Sebanyak 378 saham terpantau melemah, 46 menguat, dan 262 stagnan.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan IHSG masih terlihat masih berada dalam tekanan, sedangkan gelombang tekanan belum terlihat akan berakhir dalam waktu dekat.

Pemanfaatan momentum koreksi wajar masih bisa dijadikan peluang oleh investor, mengingat dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam pola uptrend.

“Hari ini, Jumat (20/3/2020) IHSG berpotensi melemah dengan proyeksi rentang pergerakan 3.891 – 4.222,” paparnya.

Dalam publikasi risetnya, tim analis MNC Sekuritas menyampaikan DJIA menguat sebesar +0,95 persen pada perdagangan Kamis (19/3/2020) diikuti dengan penguatan indeks S&P 500 (+0,47 persen) dan Nasdaq (+2,30 persen).

Penguatan indeks terjadi setelah penurunan terendahnya dalam tiga tahun. Peningkatan saham teknologi seperti Netflix sebesar 5,30 persen, Facebook sebesar 4,2 persen dan Amazon sebesar 2,80 persen turut mendukung penguatan indeks.

Meski demikian, wabah corona masih memberatkan laju pergerakan pasar di mana kasus Covid-19 di AS telah mencapai 13.678 dengan total kematian mencapai 200 orang. Hari ini pasar akan mencermati beberapa rilis data seperti: UK Existing Home Sales per Feb-2020, UK Next 12 Months Inflation per Feb-2020, China Loan Prime Rate per Mar-2020.

MNC memerkirakan IHSG masih berada di wave (iii) dari wave [iii], dimana retracement 261.8 berada pada area 4,070.

“Perhatikan area support di 4,034, apabila IHSG menembus level tersebut, maka pergerakan IHSG dapat menuju 3,944 sebagai support berikutnya,” paparnya.

Kresna Sekuritas dalam laporannya menuliskan indeks saham Eropa pada perdagangan kemarin ditutup menguat dengan indeks DAX naik 2 persen dan FTSE100 naik 1,4 persen, mencoba mencerna stimulus ECB yang diumumkan sehari sebelumnya.

Pasar Asia pada pagi hari ini dibuka cenderung menguat dengan KOSPI naik 2,2 persen dan ASX naik 1,4 persen. Bursa Jepang diliburkan memperingati Vernal Equinox.

Dari sentimen domestik, Bank Indonesia kembali memangkas suku bunga 7DRRR sebesar 25bps menjadi 4,5 persen.

“Kami perkirakan IHSG akan bergerak di rentang 4.000 – 4.330,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top