Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Oversold, Mampukah Rebound ke 4770?

Sejumlah indikator menunjukan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini akan menguat terbatas didorong aksi buyback emiten.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  08:28 WIB
Pengunjung menggunakan smarphone memotret papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Seni (16/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan smarphone memotret papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Seni (16/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bakal mengalami rebound jangka pendek ke level 4770.

Lanjar Nafi, Kepala Riset Reliance Sekuritas menyatakan secara teknikal IHSG kembali akan bergerak melemah. Terdapat indikasi indeks mengarah ke level support dikisaran level 4615.

"Hari ini rentang pergerakan IHSG berada pada level 4615-4770. Saham-saham yang layak untuk diperhatikan diantaranya ADRO, JSMR, WIKA, PTPP, SCMA, PWON," ulasnya dalam riset, Selasa (17/3).

Lanjar mengungkapkan indikator stochastic telah berada pada area oversold. Sementara RSI telah cukup rendah tetapi belum adanya konfirmasi pola golden-cross dan bullish reversal sebagai momentum pergerakan IHSG berjuang untuk rebound jangka pendek pada perdagangan selanjutnya.

Pulihnya pasar masih dinantikan oleh investor, teruma dari aksi korporasi buyback oleh perusahaan-perusahaan terbuka yang telah mendapatkan restu OJK.

Di sisi lain, data neraca perdagangan Indonesia rilis surplus $2.34 miliar bertolak belakang dengan ekspektasi. Aktifitas ekspor naik 11 persen dan impor turun 5,1 persen dimana ekspor pertanian melonjak. 

"Investor asing melakukan aksi jual pada pasar reguler sebesar Rp534,53 miliar sedangkan terdapat nego saham BMND sekitar Rp700 miliar sehingga tercatat diseluruh pasar investor asing net buy sebesar Rp238,11 miliar," katanya.

Penyebaran wabah pandemik virus corona atau Covid-19 di Jakarta membuat investor khawatir akan dampak sistemik terhadap keberlangsungan bisnis di Ibu Kota. Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya berpendapat IHSG akan mengalami pelemahan. Level support ada di titik 4498 dengan resistance 4734.

"IHSG saat ini terlihat masih berpotensi untuk mengalami tekanan, dimana momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka menengah hingga jangka panjang, IHSG terlihat memiliki potensi melemah pada hari ini," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG aksi emiten
Editor : Anggara Pernando
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top