Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jakarta Islamic Index Ditutup Anjlok Nyaris 8 Persen

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup di level 541,40 dengan penurunan tajam 7,84 persen atau 46,05 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Pelajar berada di Main Hall Bursa Efek Indonesia Jakarta. Bisnis/Dedi Gunawan
Pelajar berada di Main Hall Bursa Efek Indonesia Jakarta. Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup anjlok nyaris 8 persen pada perdagangan hari ini, Senin (9/3/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup di level 541,40 dengan penurunan tajam 7,84 persen atau 46,05 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (6/3), JII ditutup di level 587,46 dengan pelemahan 2,64 persen atau 15,95 poin.

Pelemahan indeks syariah tersebut mulai berlanjut pada Senin dengan dibuka langsung anjlok 24,45 poin atau 4,16 persen di posisi 563,01. Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di level 554,77-566,52.

Seluruh 30 saham syariah yang diperdagangkan dalam JII ditutup di zona merah.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing turun 11,45 persen dan 6,67 persen menjadi penekan utama atas pelemahan JII hari ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terseret ke kisaran level 5.100 pada akhir perdagangan hari ini, level terendahnya sejak Desember 2016.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di posisi 5.136,81 setelah turun tajam 6,58 persen atau 361,73 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (6/3/2020), IHSG mengakhiri pergerakannya di level 5.498,54 dengan anjlok 2,48 persen atau 139,59 poin, penurunan hari kedua berturut-turut sejak perdagangan 5 Maret.

Pelemahan indeks mulai berlanjut dengan dibuka anjlok 2,44 persen atau 133,94 poin di posisi 5.364,6. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 5.133,15 – 5.364,6.

Seluruh 9 sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin sektor aneka industri yang merosot 9,42 persen, disusul sektor pertanian yang turun 7,92 persen dan industri dasar yang melemah 7,35 persen.

Dari 682 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 41 saham menguat, 381 saham melemah, dan 260 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing turun 6,69 persen dan 6,48 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG pada akhir perdagangan hari ini.

 

Saham-saham syariah yang melemah
KodePergerakan (persen)

ASII

-11,45

TLKM

-6,67

UNVR

-5,79

BRPT

-12,89

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper