Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Anjlok, Saham Indofood CBP (ICBP) Kini Layak Dikoleksi

Secara operasional, ICBP dinilai bisa memperlebar jangkauan dan meningkatkan volume penjualan jika memutuskan untuk mengambil alih saham Grup Pinehill
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  10:59 WIB
Indomie - Ilustrasi/indofood.com
Indomie - Ilustrasi/indofood.com

Bisnis.com, JAKARTA – Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan aksi beli untuk saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP). Produsen mi instan dengan jenama Indomie itu dinilai bakal bisa memperluas pemasaran secara global bila merealisasikan akuisisi Grup Pinehill.

Seperti yang diketahui, pada Rabu (12/2/2020) lalu dalam laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ICBP sedang mempertimbangkan untuk membeli saham Grup Pinehill, perusahaan manufaktur mi instan yang beroperasi di tujuh negara.

Adapun, Pinehill berafiliasi terhadap perseroan dan menggunakan jenama Indomie atas kesepakatannya dengan induk perseroan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).

Dikutip dari risetnya pada Rabu (12/2/2020), analis Mirae Mimi Halimin menilai saat ini terlalu dini untuk bereaksi terhadap kemungkinan terjadinya akuisisi. Terlebih, ICBP juga masih melakukan uji tuntas atas penawaran yang datang dari inehill Corpora Limited dan Steele Lake Limited.

“Jika akuisisi tersebut terjadi, kami pikir harga akuisisi akan menjadi pertimbangan investor untuk re-assess valuasi perusahaan,” tulis Mimi.

Secara operasional, Mimi percaya akuisisi Grup Pinehill ini akan memperlebar jangkauan ICBP di pasar global dan menaikkan volume penjualan. Penjualan bisa menjangkau pangsa pasar sebanyak 800 juta penduduk di beberapa negara.

“Belajar dari masa lalu, harga saham ICBP juga ‘dihukum’ oleh investor pada Maret 2019, ketika Indofood mengumumkan akan membeli lahan dan investor berpikir akuisisi tersebut overpriced,” sambung Mimi.

Seperti yang diketahui, harga saham ICBP pada sesi pertama Rabu (12/2/2020) kemarin sempat jatuh hingga 6,5 persen akibat dari pertimbangan aksi korporasi tersebut. Namun, berdasarkan data Bloomberg, harga saham ICBP pun dibuka pada zona hijau yakni Rp10.700 pada Kamis (13/2/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top