Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Baru Covid-19 Berkurang, Bursa China & Hong Kong Serempak Reli

Pasar saham China dan Hong Kong berhasil memperpanjang relinya pada perdagangan Rabu (12/2/2020), di tengah optimisme soal meredanya wabah virus corona (coronavirus) Covid-19.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  16:33 WIB
Hang Seng Index - Reuters
Hang Seng Index - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar saham China dan Hong Kong berhasil memperpanjang relinya pada perdagangan Rabu (12/2/2020), di tengah optimisme soal meredanya wabah virus corona (coronavirus) Covid-19.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Shanghai Composite ditutup menanjak 0,87 persen atau 25,22 poin di level 2.926,90, penguatan hari perdagangan ketujuh sejak 4 Februari.

Saham China Life Insurance Co. Ltd, dan Jiangsu Hengsui Medicine Co. Ltd. yang naik 2,03 persen dan 3,12 persen menjadi pendorong utama penguatan indeks Shanghai pada Rabu.

Sejalan dengan Shanghai, indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisikan saham-saham blue chip berakhir menguat 0,81 persen atau 31,97 poin di level 3.984,43.

Saham China Molybdenum Co. Ltd. yang naik tajam 10,05 persen mencatat kenaikan terbesar pada CSI 300, disusul saham China Satellite Communications, Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd., dan Tongwei Co. Ltd. yang menguat 10 persen masing-masing.

Seperti dikutip dari Bloomberg, bursa saham China menguat untuk perdagangan hari ketujuh beruntun setelah data terkini menunjukkan kasus baru terinfeksi virus Covid-19 di negara itu turun ke level terendahnya sejak akhir Januari.

Di seluruh China daratan, terdapat 2.015 kasus baru terinfeksi Covid-19 pada Selasa (11/2). Angka ini adalah yang terendah sejak 30 Januari ketika 1.982 kasus baru dikonfirmasikan. Penasihat medis senior negara itu pun memperkirakan bahwa wabah virus ini bisa berakhir pada bulan April.

Sementara itu, Presiden Xi Jinping berjanji China akan memenuhi tujuan ekonominya serta memenangkan pertarungan melawan virus corona mematikan yang hingga Rabu (12/2/2020) pagi telah merenggut total 1.115 nyawa.

“Laju pertumbuhan untuk kasus terinfeksi secara harian yang melambat tampaknya memberikan keyakinan kembali kepada pasar,” ujar Sim Moh Siong, pakar strategi mata uang di Bank of Singapore.

Sejalan dengan bursa China, indeks Hang Seng Hong Kong berakhir menanjak sekitar 0,9 persen atau 239,78 poin di level 27.823,66. Hang Seng melanjutkan relinya untuk hari kedua sekaligus mencapai level penutupan tertinggi sejak 24 Januari.

Saham AIA Group Ltd. yang naik 1,5 persen menjadi pendorong utama penguatan Hang Seng. Adapun saham Galaxy Entertainment Group Ltd. membukukan kenaikan terbesar dengan 4,4 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china indeks hang seng virus corona
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top