Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sampoerna Agro (SGRO) Belum Kepincut Hilirisasi Sawit

Sampoerna Agro memilih untuk memperkuat fundamental di bisnis hulu sawit.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  04:10 WIB
Pabrik PT Sampoerna Agro. - Twitter.com
Pabrik PT Sampoerna Agro. - Twitter.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sampoerna Agro Tbk. belum berniat berambah ke sektor hilir industri kelapa sawit dalam waktu dekat sejalan dengan upaya penguatan fundamental di sektor hulu.

Head Investor Relations Sampoerna Agro Michael Kesuma mengatakan peluang untuk melakukan penghiliran selalu ada. Namun, kesempatan itu tidak akan akan dimanfaatkan pada tahun ini.

“Untuk tahun-tahun ke depan kami yakin pasti ada. Namun, pada tahun ini kami masih fokus dalam penambahan produksi crude palm oil sampai 5 persen,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (11/2).

Dia menenkankan, fundamental di sektor hulu saat ini menjadi hal terpenting bagi perseroan. Hal itu bakal menjadi penopang saat Sampoerna Agro mulai merambah ke sektor hilir.

Michael menuturkan, sepanjang 2020, perseroan menargetkan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) minyak sawit mentah bisa menyentuh Rp8.000 per kg. Tahun lalu, harga jual rata-rata minyak sawit mentah berada di kisaran Rp6.500 per kg—Rp7.000 per kg.

Sampoerna Agro optimis kenaikan harga jual bisa diterima oleh pasar. Terlebih, harga jual rata-rata yang dipatok perseroan cenderung konservatif. Di samping itu, permintaan di dalam negeri juga diperkirakan tetap deras, salah satunya ditunjang program B30.

Di sisi lain, emiten bersandi saham SGRO itu juga tengah dalam proses penerbitan obligasi dan sukuk sebesar Rp600 miliar. Untuk obligasi, SGRO berniat merilis tiga seri bertenor 3 tahun, 5 tahun, dan 7 tahun dengan jumlah emisi Rp300 miliar. Dengan jumlah seri yang sama, SGRO juga siap merilis sukuk ijarah dengan jumlah emisi Rp300 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten aksi emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top