Kamus Bisnis: Mengenal Istilah Investasi

Istilah investasi punya beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  11:43 WIB
Kamus Bisnis: Mengenal Istilah Investasi
Karyawan menunjukkan aplikasi saat peluncuran fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) generasi terbaru atau AKSes Next Generation (AKSes Next-G) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (20/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Seringkali kita mendengar kata investasi, tetapi apakah Anda sudah mengetahui benar apa definisinya? Apakah investasi dan menabung itu hal yang sama?

Jika Anda ketikkan kata “investasi” di Google, maka akan muncul hampir 60 juta hasil. Ini menunjukkan bahwa investasi salah satu istilah yang cukup populer saat ini.

Istilah investasi punya beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan.

Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal. Ini adalah kebalikan dari divestasi pada aset yang lama.

Berdasarkan Kamus Umum Besar Bahasa Indonesia disebutkan investasi merupakan penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.

Adapun PT Bursa Efek Indonesia mendefinisikan investasi sebagai persiapan keuangan dengan penanaman uang atau modal dengan membeli suatu bentuk produk yang bukan untuk dikonsumsi, dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.

Dengan kata lain, investasi ditegaskan sebagai penyaluran sumber dana yang ada sekarang dengan mengharapkan keuntungan di masa mendatang.

Buku Investment karya tiga professor keuangan, Zvi Bodie, Alex Kane dan Alan J. Marcus, terbitan McGraw-Hill pada 2011 menyebut bahwa investasi adalah komitmen uang saat ini atau sumber daya lainnya dengan harapan akan mendapat manfaat di masa depan.

Sementara itu, tabungan didefinisikan sebagai kelebihan dana yang dimiliki setelah menggunakan pendapatannya untuk kebutuhan konsumsi dalam jangka waktu tertentu.

Jenis Investasi

Berdasarkan jenisnya, investasi dikelompokan menjadi empat bagian.

  1.       Investasi kekayaan riil (real property)

Investasi yang dilakukan pada aset yang tampak secara nyata seperti tanah, bangunan, apartemen, ruko, kondominium, dan sebagainya.

  1.       Tangible personal property

Investasi kekayaan pribadi yang tampak (tangible personal property). Investasi ini dilakukan pada benda-benda seperti emas, berlian, barang antik termasuk benda seni seperti lukisan.

  1.       Investasi keuangan (Financial investment)

Investasi yang dilakukan pada surat berharga di pasar uang seperti deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), surat berharga pasar uang (SBPU). Ataupun surat berharga di pasar modal seperti saham, obligasi, Exchange Traded Fund (ETF), dan lainnya.

  1.       Investasi komoditas

Investasi yang dilakukan pada komoditas lewat pasar berjangka seperti kopi, kelapa sawit, dan sebagainya. Investasi ini disebut sebagai perdagangan berjangka (futures). Di Indonesia produk berjangka bisa ditemukan lewat Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) dan Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia. 

Sementara itu, cara berinvestasi bisa dilakukan secara langsung kepada salah satu objek investasi maupun tidak langsung.

Investasi juga bisa dibedakan berdasarkan jangka waktunya, seperti investasi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top