Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bahana TCW Targetkan Pertumbuhan NAB RD Syariah

Direktur Utama Bahana TCW Edward Lubis mengatakan kontribusi produk-produk syariah tumbuh cukup pesat pada 2019.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  19:08 WIB
Direktur Utama PT Bahana TCW Invesment Management Edward Lubis (tengah) saat berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (30/8). - JIBI/Nurul Hidayat
Direktur Utama PT Bahana TCW Invesment Management Edward Lubis (tengah) saat berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (30/8). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—Peningkatan kontribusi produk syariah terhadap total nilai aktiva bersih (NAB) juga dirasakan oleh PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW).

Direktur Utama Bahana TCW Edward Lubis mengatakan kontribusi produk-produk syariah tumbuh cukup pesat tahun 2019. NAB produk syariah menyumbang 7,2 persen dari total NAB Bahana TCW.

Dia menilai salah satu faktor utama pertumbuhan reksa dana syariah tahun lalu adalah masuknya investasi dari investor institusi berbasis syariah ke industri reksa dana.

“Semoga berlanjut di 2020 mungkin [kontribusi produk syariah] bisa nambah sampai 8 persen” katanya saat dihubungi Bisnis.com beberapa waktu lalu.

Meskipun demikian, pada tahun ini Edward mengaku belum memiliki produk reksa dana syariah yang baru dalam pipeline mereka. Saat ini, perusahaan lebih fokus mengembangkan produk yang ada karena jajaran produk Bahana TCW sudah cukup lengkap.

“Kecuali dalam berjalannya waktu ada permintaan tambahan,” katanya.

Tercatat, Bahana TCW saat ini memiliki 9 produk reksa dana syariah yakni 3 reksa dana pendapatan tetap, 3 reksa dana terproteksi, 2 reksa dana pasar uang, dan 1 reksa dana saham.

Adapun berdasarkan data OJK per Desember 2019, kontribusi reksa dana syariah terhadap total nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana secara industri mencapai 9,91 persen atau Rp53,75 triliun dari total NAB Rp543,19 triliun

Adapun selama dua bulan sebelumnya, kontribusi reksa dana syariah berturut-turut mencapai 10,16 persen (November) dengan nilai Rp55,3 triliun dan 10,37 persen (Desember) dengan nilai Rp57,34 triliun.

Angka tersebut meningkat signifikan jika dibandingkan dengan kontribusi pada tahun sebelumnya. Tercatat, sepanjang 2018, reksa dana syariah hanya menyumbang 6,82 persen dari total NAB.

Dari sisi jumlah, produk reksa dana syariah terus bertambah. Per Desember 2019, ada 265 produk syariah yang terdaftar di OJK.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana bahana TCW
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top