JII Melemah 0,50 Persen, UNVR & CPIN Penekan Utama

Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) mengakhiri pergerakannya di zona merah pada perdagangan hari ini, Kamis (6/2/2020), dengan saham UNVR & CPIN sebagai penekan utama.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  17:50 WIB
JII Melemah 0,50 Persen, UNVR & CPIN Penekan Utama
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) mengakhiri pergerakannya di zona merah pada perdagangan hari ini, Kamis (6/2/2020), dengan saham UNVR & CPIN sebagai penekan utama.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup di level 644,28 dengan pelemahan 0,50 persen atau 3,23 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (5/2), pergerakan indeks syariah tersebut mampu berakhir di level 647,51 dengan kenaikan tajam 1,23 persen atau 7,87 poin, penguatan hari kedua.

Sebelum berakhir di zona merah, JII sempat memperpanjang penguatannya dengan dibuka naik 3,31 poin atau 0,51 persen di posisi 650,82 pada Kamis (6/2) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 642,59-651,18.

Sebanyak 15 saham menguat, 12 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang masing-masing turun 1,85 persen dan 4,06 persen menjadi penekan utama pelemahan JII.

Berbanding terbalik dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menambah kenaikannya dan melanjutkan reli pada akhir perdagangan hari ketiga beruntun.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup di level 5.987,14 dengan kenaikan 0,14 persen atau 8,63 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (5/2/2020), IHSG berakhir di level 5.978,51 dengan penguatan 0,95 persen atau 56,17 poin, reli hari kedua berturut-turut.

Pergerakan indeks bahkan sempat kembali menembus level 6.000 dengan dibuka menguat 0,41 persen atau 24,41 poin di posisi 6.002,92 pada Kamis (6/2) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 5.969,48 – 6.013,70.

Sebanyak tujuh dari sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin pertanian (+1,94 persen) dan aneka industri (+1,28 persen). Adapun sektor industri dasar dan barang konsumen masing-masing terkoreksi 1,10 persen dan 0,23 persen.

Sementara itu, dari 676 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 231 saham menguat, 149 saham melemah, dan 296 saham stagnan.

Saham PT Bank Mega Tbk. (MEGA) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing naik 14,29 persen dan 1,56 persen menjadi pendorong utama IHSG.

Di sisi lain, pelemahan saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) masing-masing sebesar 1,85 persen dan 4,06 persen menjadi penekan utama sekaligus membatasi besarnya penguatan IHSG.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

Kode

Penurunan (persen)

UNVR

-1,85

CPIN

-4,06

BRPT

-3,13

INTP

-3,92

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

Kode

Kenaikan (persen)

ASII

+1,56

PGAS

+3,05

JSMR

+3,23

BSDE

+3,02

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Jakarta Islamic Index

Editor : Hafiyyan
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top