Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Naik-Turun, Rencana IPO Jalan Terus

Calon emiten tetap memberikan mandat pelaksanaan IPO kepada perusahaan sekuritas kendati pasar tengah dilanda volatilitas.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  23:41 WIB
Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / Reno Esnir
Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja pasar saham yang naik-turun hingga tahun berjalan tidak menyurutukan rencana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) dari sejumlah calon emiten. Perusahaan sekuritas mengaku masih mendapat mandat dari calon emiten untuk menjamin pelaksanaan efek.

Direktur PT Panin Sekuritas Tbk. Prama Nugraha mengatakan sejauh ini perseroan telah mendapat mandat untuk mempersiapkan IPO dari dua calon emiten. Kedua calon emiten yang bergerak di bisnis properti dan manufaktur itu diakui tetap melanjutkan persiapan IPO sesuai rencana walaupun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diterpa volatilitas.

“[Rencana IPO dari dua calon emiten ] Masih on track,” ujar Prama saat dihubungi Bisnis.com, Rabu (5/2/2020).

Menurut Prama, kedua calon emiten akan menggunakan laporan keuangan Desember 2019 sebagai bekal untuk melantai di Bursa Efek Indonesia. Dengan kata lain, kedua calon emiten itu paling lambat bisa resmi menjadi perusahaan publik pada akhir Juni 2020.

Prama enggan membeberkan target dana hasil IPO yang dibidik dua calon emiten. Pasalnya, kedua calon itu emiten itu juga belum menentukan target dana yang ingin diraih. “Untuk size-nya belum ditentukan, melihat perkembangan market dulu,” tambahnya.

Di lain pihak, BEI juga tetap optimis rencana IPO akan terus berjalan kendati pasar modal bergerak naik-turun. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan hingga saat ini sudah ada 22 perusahaan yang siap melepas saham ke publik lewat IPO di Bursa Efek Indonesia.

Pada Januari 2020 lalu, sebanyak 8 perusahaan juga menggelar IPO sehingga total ada 30 perusahaan yang sudah atau siap melepas saham ke publik. “Minggu lalu ada 29, sekarang ada 30 di pipeline. Masing-masing calon masih menunggu proses efektif dari OJK nanti akan kami update,” katanya kepada Bisnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG ipo
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top