Gelar Right Issue, CITA Incar Dana Segar Rp1,3 Triliun

Emiten pertambangan, PT Cita Mineral Investindo Tbk berencana melakukan right issue dengan target menghimpun dana sebanyak-banyaknya mencapai Rp1,3 triliun.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  22:20 WIB
Gelar Right Issue, CITA Incar Dana Segar Rp1,3 Triliun
Presiden Direktur PT Cita Mineral Investindo Tbk Harry KesumaTanoto (tengah) didampingi Deputy Finance PT Well Harvest Winning Alumina Refinery Hidayat Sugiarto (kiri), dan Direktur Yusak Lumba Pardede, menjawab pertanyaan wartawan, usai RUPS di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan, PT Cita Mineral Investindo Tbk berencana melakukan right issue dengan target menghimpun dana sebanyak-banyaknya mencapai Rp1,3 triliun.

Mengutip prospektus yang dirilis pada Rabu (29/1/2020), emiten dengan kode saham CITA tersebut akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue dengan menerbitkan sekitar 648,21 juta lembar saham baru yang diambil dari portepel.

Adapun, saham baru tersebut akan ditawarkan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp2.022 per lembar saham.

PT Harita Jayaraya selaku pemegang saham utama akan mendelusi saham yang dimilikinya dan dialihkan seluruhnya kepada Glencore International Investment Ltd.

Sementara itu, Glencore International Investments Ltd. selaku pemegang saham perseroan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan dimilikinya sejumlah 116,67 juta saham baru.

Lebih lanjut, Glencore International Investments Ltd. juga akan melaksanakan seluruh HMETD yang dialihkan dari PT Harita Jayaraya sejumlah 472,94 juta saham baru.

HMETD tersebut akan dilaksanakan pada 7 Februari 2020 pada pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Cita Mineral Investindo Harry Tanoto mengatakan bahwa dana yang nantinya berhasil dihimpun akan digunakan untuk pembayaran utang perseroan perbankan dan modal kerja perseroan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top