Gelar Rights Issue Jumbo, Chandra Asri (TPIA) Agendakan RUPSLB

Pada Rabu (15/1/2020), saham TPIA parkir di level Rp9.450. Apabila rights issue dilaksanakan dengan asumsi harga tersebut, TPIA berpotensi menggalang dana hingga Rp67 triliun.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  15:14 WIB
Gelar Rights Issue Jumbo, Chandra Asri (TPIA) Agendakan RUPSLB
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa pada 5 Februari 2020 untuk meminta restu pemegang saham terhadap rencana rights issue.

Berdasarkan keterbukaaan informasi publik yang dikutip pada Kamis (16/1/2020), RUPSLB perseroan akan membahas dua agenda. Pertama, persetujuan aksi penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Kedua, persetujuan atas perubahan anggaran dasar perseroan sehubungan dengan realisasi rights issue.

Perseroan menjabarkan aksi korporasi penambahan modal dilakukan anak usaha PT Barito Pacific Tbk. itu untuk keperluan permodalan. Melalui rights issue, TPIA bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 7,17 miliar saham dengan nilai nominal Rp200 per saham.

"Dana yang diperoleh seluruhnya akan digunakan untuk membiayai konstruksi dan operasional dari kompeks petrokimia baru PT Chandra Asri Perkasa yang merupakan anak usaha perseroan."

Sebagai informasi, proyek CAP2 menyerap investasi senilai US$5 miliar atau setara dengan Rp69,91 triliun (dengan asumsi kurs Rp13.982 per dolar AS). Selain rights issue, Chandra Asri tengah dalam tahap akhir seleksi investor strategis untuk mendanai proyek CAP2.

Pada penutupan perdagangan Rabu (15/1/2020), saham TPIA parkir di level Rp9.450 per saham. Apabila rights issue dilaksanakan dengan asumsi harga tersebut, TPIA berpotensi menggalang dana hingga Rp67 triliun.

Hingga akhir 2019, komposisi pemegang saham TPIA terdiri atas PT Barito Pacific Tbk. 41,88%, SCG Chemicals Co. Ltd. 30,57%, Prajogo Pangestu 13,99%, Marigold Resources Pte. 4,75%, dan publik 8,81%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Aksi Korporasi, chandra asri

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top