Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KISI AM Bakal Luncurkan 3 Produk Reksa Dana Baru pada 2020

Pada semester I/2020, KISI AM condong ke sektor yang mendapat benefit dari kesepakatan perang dagang seperti batu bara, migas, komoditas, dan perbankan.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  12:22 WIB
Direktur Utama KISI AM Mustofa (ketiga kanan), Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI Fithri Hadi, dan Direktur Mandiri Sekuritas Silva Halim berbincang setelah pencatatan produk reksa dana KISI IDX Value30 ETF dari KISI Asset Management di Jakarta, Selasa (12/11/2019). - Bisnis/Dwi Nicken Tari
Direktur Utama KISI AM Mustofa (ketiga kanan), Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI Fithri Hadi, dan Direktur Mandiri Sekuritas Silva Halim berbincang setelah pencatatan produk reksa dana KISI IDX Value30 ETF dari KISI Asset Management di Jakarta, Selasa (12/11/2019). - Bisnis/Dwi Nicken Tari

Bisnis.com, JAKARTA—PT KISI Asset Management berencana menambah tiga produk reksa dana terbuka pada 2020.

Chief Investment Officer KISI Asset Management Susanto Chandra menyampaikan perusahaan akan meluncurkan sejumlah produk baru pada 2020, seperti 1 reksa dana Exchange Trade Fund (ETF), 1 reksa dana saham, dan 1 reksa dana pendapatan tetap.

“Sejauh ini belum submit ke OJK, masih pembahasan internal mengenai target teknis peluncurannya. Untuk RD terproteksi juga akan disesuaikan dengan kondisi pasar,” tuturnya kepada Bisnis.com, Senin (13/1/2020).

Ada sejumlah produk reksa dana terbuka baru akan melengkapi 4 produk KISI AM sebelumnya, yang terdiri dari reksa dana ETF, reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar uang (RDPU).

Sementara itu, dari sisi fundamental, Susanto menilai sentimen asing masih akan mewarnai pergerakan pasar saham terutama Pilpres AS. Donald Trump diperkirakan akan memperbaiki hubungan dengan China untuk meningkatkan elektabilitas.

Berkurangnya gelojak eksternal membuat pasar saham bullish pada semester I/2020. Di sisi lain, investor asing kembali melakukan aksi beli ke emerging market seperti Indonesia.

“Oleh karena itu, pada semester I/2020, kami akan lebih ke sektor yang mendapat benefit dari kesepakatan perang dagang seperti batu bara, migas, komoditas, dan perbankan,” ujarnya.

Adapun, pada semester II/2020, KISI AM akan meningkatkan porsi ke saham sektor konsumsi, telekomunikasi, dan kesehatan. Namun, tentunya alokasi sektor tersebut akan dimonitor dan dikaji terus menerus sesuai dengan kondisi pasar

Dalam produk reksa dana pendapatan tetap, KISI AM akan lebih fokus pada obligasi negara tenor panjang pada paruh pertama 2020, dan obligasi tenor pendek pada semester II/2020.

Untuk RDPU, perusahaan akan memilih obligasi korporasi mayoritas rating A ke atas dengan porsi hingga 80%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top