Optimisme Perdagangan Dorong Saham Global Mendekati Rekor Tertinggi

Optimisme ini menguat bahkan sebelum pasar melihat perincian dari isi perjanjian tersebut.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  19:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pasar saham dunia terpantau bergerak lebih tinggi pada Senin (13/1/2020), mendekati level rekor tertinggi menjelang penandatanganan kesepakatan dagang fase satu antara AS dan China.

Optimisme ini menguat bahkan sebelum pasar melihat perincian dari isi perjanjian tersebut.

Ketegangan antara AS dan Iran setelah serangan yang menewaskan Qassem Soleimani pekan lalu membuat investor menjadi lebih waspada terhadap risiko, menjatuhkan saham global dari rekor tertinggi pada perdagangan pekan pertama tahun ini.

Pasar telah menunjukkan perbaikan dengan tidak adanya eskalasi konflik dan fokus pasar bergeser ke arah kesepakatan perdagangan yang rencananya akan ditandatangani pada 15 Januari di Washington.

"Fokus terpusat pada konflik AS-Iran sepanjang pekan lalu, tetapi aksi balasan yang lebih 'ringan' ditambah dengan komentar Presiden AS Donald Trump yang bernada damai telah menggeser isu konflik menjauh dari agenda keuangan," tulis kepala analis di Danske Bank, Arne Rasmussen, dalam sebuah catatan, dikutip melalui Reuters, Senin (13/1/2020).

Kabar baik dari proses peresmian perjanjian dagang sementara ini diperkuat dengan pernyataan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin terkait tidak ada perubahan pada komitmen China dalam kesepakatan yang sedang diterjemahkan untuk kemudian dirilis pekan ini.

Pada Senin (13/1/2020), sore di Asia, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik, tidak termasuk Jepang, naik 0,67%, menyentuh level tertinggi sejak Juni 2018.

Di belahan dunia yang lain, bursa Eropa dibuka menguat.

Indeks saham Jerman, Deutscher Aktien IndeX (DAX) naik 0,2%, sedangkan indeks CAC Prancis naik 0,1% dan FTSE 1000 Inggris menguat 0,3%.

Indeks STOXX 600 pan-Eropa tercatat bergerak sedikit lebih tinggi, dengan kenaikan sebesar 0,02%.

S&P 500 saham e-mini berjangka AS terlihat lebih bullish, naik 0,31% menjadi 3.274,8, hanya sedikit lebih rendah dari rekor tertinggi.

Adapun, indeks All Country World Index MSCI, yang memantau pergerakan saham di 47 pasar, naik 0,1%, mendekati rekor tertinggi pekan lalu.

Menurut ahli strategi FX di Commonwealth Bank of Australia, Joseph Capurso, latar belakang geopolitik yang lebih tenang serta kepastian penandatanganan kesepakatan dagang fase satu, menguntungkan bagi pertumbuhan global.

"Namun, mengingat isi dari perjanjian tersebut belum dipublikasikan, ada keraguan sebarapa komprehensif kesepakatan itu, dan apakah perjanjian fase satu ini akan dilaksanakan secara penuh oleh kedua pemerintah," kata Capurso.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa saham

Editor : Achmad Aris
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top