Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Tengah Rupiah Melemah 3 Poin, Won Pimpin Pelemahan di Asia

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (29/11/2019) di level Rp14.102 per dolar AS, melemah 3 poin atau 0,02 persen dari posisi Rp14.099 pada Kamis (28/11/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 November 2019  |  12:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (29/11/2019) di level Rp14.102 per dolar AS, melemah 3 poin atau 0,02 persen dari posisi Rp14.099 pada Kamis (28/11/2019).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.173 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.031 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 22 poin atau 0,16 persen ke level Rp14.113 per dolar AS pada pukul 11.11 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, rupiah dibuka di level yang sama, dengan pelemahan 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp14.095 per dolar AS. Pada perdagangan Kamis (28/11/2019), nilai tukar rupiah ditutup menguat 3 poin atau 0,02 persen di posisi Rp14.092 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak dalam kisaran Rp14.095-Rp14.115 per dolar AS.

Mata uang lainnya di Asia cenderung bergerak fluktuatif, dengan penguatan dipimpin oleh peso Filipina yang menguat 0,07 persen, sedangkan won Korea Selatan melemah paling tajam hingga 0,19 persen.

 

ergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS
Mata uangKursPergerakan (persen)
Peso Filipina50,738+0,067
Yuan China7,0324+0,041
Ringgit Malaysia4,172+0,031
Yen Jepang109,50+0,009
Baht Thailand30,230+0,0
Dolar Hong Kong7,8274-0,008
Dolar Singapura1,3661-0,015
Yuan offshore7,0328-0,021
Dolar Taiwan30,508-0,049
Rupiah14.113-0,16
Rupee India71,7312-0,183
Won Korea Selatan1.181,23-0,189

Dilansir dari Bloomberg, won merosot setelah Bank of Korea memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun, sementara sebagian besar mata uang emerging market lainnya bergerak tipis pada perdagangan terakhir bulan November.

Bank Korea tidak mengubah suku bunga acuan utamanya pada hari Jumat. Selain itu, bank sentral juga menurunkan perkiraan pertumbuhan PDB 2020 menjadi 2,3 persen dari 2,5, persen sebelumnya

Tanda-tanda meningkatnya tekanan keuangan di China termasuk melonjaknya hutang konsumen di bank-bank pedesaan dan restrukturisasi obligasi yang belum pernah terjadi sebelumnya menguji para pembuat kebijakan negara ini

"Mata uang Asia bergerak sideways dengan kurangnya dorongan karena pasar menunggu perkembangan lebih lanjut pada pembicaraan perdagangan AS-China," kata Frances Cheung, kepala strategi makro Asia di Westpac Banking Corp, seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,05 poin atau 0,05 persen ke level 98,320 pada pukul 11.11 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,023 poin atau 0,02 persen ke level 98,347, setelah pada akhir perdagangan Kamis (28/11) ditutup stagnan di posisi 98,370.

Sepanjang perdagangan pagi ini, indeks dolar AS bergerak pada kisaran 98,310-98,349.

 

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)
TanggalKurs
29 November14.102
28 November14.099
27 November14.096
26 November14.081
25 November14.091

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia kurs tengah bank indonesia
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top