Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah 0,55 Persen, 14 Saham Turun

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup melemah 0,55 persen atau 3,84 poin ke level 692,81 pada akhir perdagangan hari ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 06 November 2019  |  17:49 WIB
Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah 0,55 Persen, 14 Saham Turun
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), tergelincir ke zona merah dan berakhir melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (6/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup melemah 0,55 persen atau 3,84 poin ke level 692,81 pada akhir perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Selasa (5/11), JII berhasil rebound dan ditutup di level 696,65 dengan lonjakan 2,27 persen atau 15,46 poin, kenaikan pertama dalam empat hari perdagangan beruntun.

Sebelum berbalik turun, indeks syariah tersebut sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,05 persen atau 0,36 poin di posisi 697,01 pada Rabu (6/11). Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak fluktuatif di level 690,03-697,11.

Sebanyak 12 saham menguat, 14 saham melemah, dan 4 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing turun 1,90 persen dan 0,91 persen menjadi penekan utama atas pelemahan JII hari ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,74 persen atau 46,61 poin ke level 6.217,54 pada akhir perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Selasa (5/11), IHSG mampu rebound dan mengakhiri pergerakannya di level 6.264,15 dengan kenaikan tajam 1,36 persen atau 83,81 poin, setelah tertekan di zona merah tiga hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Sebelum berbalik melemah, indeks sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,16 persen atau 9,77 poin di posisi 6.273,92 pada Rabu (6/11) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.198,49 – 6.274,29.

Enam dari sembilan sektor menetap di zona merah, dipimpin oleh sektor finansial yang turun 1,6 persen dan disusul sektor sektor infrastruktur yang turun 1,18 persen. Tiga sektor lainnya menguat, dipimpin sektor tambang yang naik 1 persen.

Sebanyak 134 saham menguat, 284 saham melemah, dan 241 saham stagnan dari 659 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Saham-saham syariah yang melemah
KodePergerakan (persen)

TLKM

-1,90

UNVR

-0,91

ASII

-0,72

UNTR

-1,72

 

Saham-saham syariah yang menguat
KodePergerakan (persen)

INTP

+2,99

SCMA

+7,17

SMGR

+1,40

BSDE

+2,91

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top