Optimisme Perdagangan Dorong Penguatan Wall Street

Bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan Rabu (9/10/2019) di tengah harapan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  06:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan Rabu (9/10/2019) di tengah harapan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China

Tetapi saham memangkas kenaikan setelah pejabat China mengatakan Beijing telah menurunkan ekspektasi terhadap negosiasi pekan ini.

Ketiga saham utama AS ditutup di zona hijau, tetapi kehilangan dorongan mendekati akhir perdagangan setelah pejabat China mengatakan niat baik mereka dirusak oleh daftar hitam Departemen Perdagangan AS terhadap 28 perusahaan China minggu ini.

Sentimen investor mendapat dorongan awal menyusul laporan Bloomberg bahwa China tetap terbuka untuk menyetujui kesepakatan perdagangan parsial dengan AS.

Secara terpisah, Financial Times mengatakan Beijing menawarkan untuk meningkatkan pembelian tahunan terhadap produk pertanian AS.

"Kesepakatan parsial dengan China setidaknya akan membuka jalan untuk kesepakatan yang lebih besar," kata Tim Ghriskey, kepala analis investasi di Inverness Counsel, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, risalah dari pertemuan Federal Reserve AS bulan menunjukkan sebagian besar pembuat kebijakan mendukung penurunan suku bunga bulan lalu, dan meskipun seluruh pejabat umumnya lebih peduli dengan risiko yang terkait dengan perang perdagangan AS-China dan perlambatan pertumbuhan global di antara isu-isu geopolitik lainnya, mereka berbeda pendapat mengenai implikasinya terhadap ekonomi AS.

"Ada beberapa perbedaan pendapat dalam pemungutan suara, tetapi semua sepakat bahwa terhadap konsep pengaturan kebijakan moneter tergantung pada data ekonomi," kata Joseph Sroka, kepala investasi di NovaPoint.

"Dan data terakhir, terutama dari sektor manufaktur, akan terus menyiratkan ada kemungkinan penurunan suku bunga pada pertemuan Oktober," lanjutnya.

Ketegangan perdagangan, tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan meningkatnya ketegangan geopolitik telah mencengkeram pasar ekuitas bulan ini, dengan indeks S&P 500 dan Dow Jones turun sekitar 2 persen sejak akhir September.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 182,1 poin atau 0,7 persen ke level 26.346,14, sedangkan indeks S&P 500 naik 26,34 poin atau 0,91 persen ke 2.919,4 dan Nasdaq Composite menguat 79,96 poin atau 1,02 persen ke 7.903,74.

Seluruh 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih menguat, dengan sektor teknologi dan energi mencatat persentase penguatan terbesar.

Produsen chip yang sensitif terhadap perdagangan naik, dengan indeks Philadelphia SE Semiconductor naik 1,7 persen.

Microsoft memimpin kenaikan di Dow Jones dengan penguatan 1,9 persen, sementara Johnson & Johnson menjadi satu-satunya emiten blue-chip yang melemah.

Pergerakan bursa saham Amerika Serikat
IndeksLevelPerubahan (persen)

Dow Jones

26.346,15

+0,7

S&P 500

2.919,4

+0,91

Nasdaq

7.903,74

+1,02

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa as

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top