Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Capex Pelita Samudera Shipping (PSSI) Bakal Terserap 85 Persen

Hingga semester I/2019, emiten berkode saham PSSI itu telah merealisasikan anggaran capex sebesar 50% dari target tahun ini senilai US$61,3 juta.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 16 September 2019  |  19:04 WIB
Kapal tunda (tug boat) melintas di Selat Madura, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/3). - Antara/Didik Suhartono
Kapal tunda (tug boat) melintas di Selat Madura, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/3). - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten perkapalan, PT Pelita Samudera Shipping Tbk. memproyeksikan serapan anggaran belanja modal atau capital expenditure hanya bakal terserap sebesar 75%—85%.

Direktur Utama Pelita Samudera Shipping Iriawan Ibarat mengatakan bahwa keputusan menahan sebagian anggaran belanja modal tahun ini akan disesuaikan dengan permintaan pengangkutan batu bara dan kondisi industri pada tahun ini.

Rencananya, pada semester II/2019, perseroan akan menrealisasikan anggaran belanja modal sebesar US$6 juta hingga US$7 juta untuk membeli dua unit kapal baru.

“Kami ada penjajakan untuk pembelian tug and barge. Pembeliannya akan diambil dari dana internal yang masuk dalam capex [capital expenditure] tahun ini,” ujarnya di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Sementara itu, dia mengungkapkan bahwa hingga semester I/2019, emiten berkode saham PSSI itu telah merealisasikan anggaran capex sebesar 50% dari target tahun ini senilai US$61,3 juta.

Adapun, capex tersebut telah diserap US$30,3 juta untuk pembelian 4 unit kapal induk.

“Rencana pembelian 2 set kapal tunda dan tongkang 330 feet pada kurtal IV/2019,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten pelayaran Pelita Samudera Shipping
Editor : Ana Noviani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top