Kurs Tengah Menguat 9 Poin, Yen Terapresiasi Paling Tajam

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (29/8/2019) di level Rp14.254 per dolar AS, menguat 9 poin atau 0,06 persen dari posisi Rp14.263 pada Rabu (28/8).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  12:02 WIB
Kurs Tengah Menguat 9 Poin, Yen Terapresiasi Paling Tajam
Karyawan memeriksa pasokan uang di Cash Pooling Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (9/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (29/8/2019) di level Rp14.254 per dolar AS, menguat 9 poin atau 0,06 persen dari posisi Rp14.263 pada Rabu (28/8).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.325 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.183 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau stagnan di posisi Rp14.259 per dolar AS pada pukul 11.13 WIb dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Nilai tukar rupiah dibuka rebound dengan penguatan 9 poin atau 0,06 persen ke level RP14.250 per dolar AS. Adapun pada akhir perdagangan Rabu (28/8/2019), rupiah ditutup terdepresiasi 4 poin atau 0,03 persen ke level Rp14.259 per dolar AS.

Sepanjang hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.245 – Rp14.261 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di Asia cenderung mayoritas melemah, dipimpin ringgit Malaysia yang terdepresiasi 0,30 persen. Di sisi yen Jepang menguat paling tajam dengan apresiasi 0,19 persen.

 

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS
Mata uangKursPerubahan (persen)

Yen

105,92

+0,189

Dolar Hong Kong

7,84

+0,013

Rupiah

14.259

0

Peso

52,355

-0,006

Dolar Singapura

1,3889

-0,007

Baht

30,64

-0,016

Yuan

7,1668

-0,022

Yuan offshore

7,1737

-0,064

Dolar Taiwan

31,453

-0,070

Won

1.215,98

-0,162

Rupee

71,946

-0,245

Ringgit

4,226

-0,296

Dilansir dari Bloomberg, yen menguat karena kekhawatiran AS dan China akan gagal membuat kemajuan dalam penyelesaian perdagangan sebelum kenaikan tarif diterapkan bulan depan.

Penasihan Gedung Putih AS Peter Navarro mengatakan tidak mungkin ada kemajuan yang akan dibuat dalam pembicaraan dengan China dalam waktu dekat.

"Dengan para pelaku pasar mengawasi sengketa perdagangan AS-China menjelang 1 September, satu-satunya cara untuk menambah posisi adalah dengan membeli yen karena risiko penurunan lebih besar," kata Yoshifumi Takechi, kepala analis di Money Partners, seperti dikutip Bloomberg.

Namun, dolar terhadap yen tidak mungkin jatuh di bawah 105 di tengah kurangnya berita negatif baru di bidang perdagangan," lanjutnya.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,017 poin atau 0,02 persen ke level 98,193 pada pukul 11.36 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka melemah 0,026 persen ke level 98,184, setelah pada akhir perdagangan Rabu ditutup menguat 0,211 poin atau 0,22 persen ke level 98,210.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)
TanggalKurs

29 Agustus

14.254

28 Agustus

14.263

27 Agustus

14.235

26 Agustus

14.261

23 Agustus

14.249

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bank indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top