Jakarta Islamic Index Turun Lebih dari 1 Persen Pagi Ini

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), tergelincir ke zona merah dan langsung turun lebih dari 1 persen pada perdagangan pagi ini, Senin (26/8/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  09:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), tergelincir ke zona merah dan langsung turun lebih dari 1 persen pada perdagangan pagi ini, Senin (26/8/2019).

JII melemah 1,42 persen atau 9,63 poin ke level 669,62 pada pukul 09.40 WIB dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Jumat (23/8), JII ditutup menguat 4,24 poin atau 0,63 persen di level 679,25.

Indeks syariah tersebut mulai tergelincir dari penguatannya dengan dibuka merosot 1,71 persen atau 11,63 poin di posisi 667,62. Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di level 661,71-670,2.

Sebanyak 2 saham menguat, 27 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing turun 1,37 persen dan 1,25 persen menjadi penekan utama atas pelemahan JII pagi ini.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,97 persen atau 60,8 poin ke level 6.194,79 pada pukul 09.41 WIB. Pada perdagangan Jumat (23/8), IHSG berakhir di zona hijau 6.255,60 dengan kenaikan 0,26 persen atau 16,35 poin.

Sebanyak 70 saham bergerak menguat, 235 saham bergerak melemah, dan 345 saham stagnan dari 650 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing turun 1,08 persen dan 1,37 persen menjadi penekan utama atas pelemahan IHSG pukul 09.41 WIB.

Saham-saham syariah yang melemah (pukul 09.40 WIB)
KodePergerakan (persen)

TLKM

-1,37

UNVR

-1,25

ASII

-1,52

INTP

-2,72

Saham-saham syariah yang menguat

KodePergerakan (persen)

ANTM

+2,96

ERAA

+1,69

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top