Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Melemah, Apa Saja 10 Saham Paling Tertekan Pekan Ini?

Pada perdagangan Jumat (23/8/2019), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.255,6.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 24 Agustus 2019  |  10:38 WIB
Pejalan kaki berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Pejalan kaki berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pekan ini dan ditutup di level 6.255,60 pada akhir perdagangan Jumat (23/8/2019). 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Bisnis, Sabtu (24/8), IHSG turun 0,49 persen dari akhir pekan sebelumnya yang ditutup di level 6.286,66. 

Sejumlah saham tercatat mengalami penurunan harga paling signifikan pada perdagangan kemarin. BEI mencatat penurunan tertinggi terjadi pada saham PT Erajaya Swasembada Tbk. 

Harga saham emiten dengan kode ERAA ini menurun 26 persen sepanjang pekan ini menjadi Rp1.480 per lembar. Pada akhir pekan sebelumnya, perusahaan yang bergerak di sektor ritel dan distribusi perangka elektronik ini masih memperdagangkan sahamnya di harga Rp2.000 per saham.

Berikut rincian 10 saham dengan penurunan harga terbesar atau Top Losers pada sepekan terakhir:

SahamPekan lalu (Rp)Pekan ini (Rp)Penurunan
PT Erajaya Swasembada Tbk.2.0001.48026,00%
PT Bima Sakti Pertiwi Tbk.20015025,00%
PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk.21016123,33%
PT Yelooo Integra Datanet Tbk.17914320,11%
PT Ancora Indonesia Resources Tbk.1159319,13%
PT Pollux Properti Indonesia Tbk.4.8204.00017,01%
PT Inter Delta Tbk.16614015,66%
PT Central Omega Resources Tbk.29625015,54%
PT Sunson Textile Manufacturer Tbk.50042614,80%
PT Onix Capital Tbk.29225014,38%

Sumber: BEI

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top