Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurs Jisdor Melemah, Spot Rupiah Tertekan Penguatan Dolar AS

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.001 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (26/7/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  10:52 WIB
Karyawan menghitung uang rupiah di sebuah money changer di Jakarta, Selasa (4/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan
Karyawan menghitung uang rupiah di sebuah money changer di Jakarta, Selasa (4/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.001 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (26/7/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.001 per dolar AS, melemah 15 poin atau 0,1 persen dari posisi Rp13.986 pada Kamis (25/7).

Di sisi lain, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 25 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.002 per dolar AS pada pukul 09.44 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (25/7), rupiah mampu ditutup menguat 0,14 persen atau 20 poin di level Rp13.977 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah mulai tergelincir dari penguatannya dengan dibuka terdepresiasi 0,16 persen atau 23 poin di level Rp14.000 per dolar AS. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.000-Rp14.007 per dolar AS.

Seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melandai 0,053 poin atau 0,05 persen ke level 97,765 pada pukul 09.53 WIB.

Pergerakan indeks sebelumnya dibuka turun tipis 0,025 poin atau 0,03 persen di level 97,793, setelah berakhir menguat 0,09 persen atau 0,089 poin di posisi 97,818 pada perdagangan Kamis (25/7).

Meski pergerakan indeks dolar lungsur ke zona merah pada perdagangan pagi ini, Jumat (26/7), indeks dolar tetap bergerak di kisaran kenaikannya yang telah dibukukan untuk hari kelima berturut-turut pada Kamis (25/7).

Dilansir dari Reuters, dolar AS diperdagangkan di kisaran penguatannya setelah investor mengurangi ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga secara agresif oleh bank sentral AS Federal Reserve.

The Fed diantisipasi luas akan memangkas suku bunga acuannya dalam pertemuan kebijakan yang berakhir pada Kamis (31/7/2019) mendatang.

Namun, ada pandangan yang berkembang bahwa langkah tersebut mungkin terjadi tidak sebanyak yang diperkirakan sebelumnya, bukan awal dari siklus pelonggaran utama.

“Pasar telah memperhitungkan ekspektasi penurunan suku bunga, dan kini hal itu berubah. Sentimen ini mendukung dolar AS,” ujar Takuya Kanda, general manager riset di Gaitame.Com Research Institute, Tokyo.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)
TanggalKurs
26 Juli14.001
25 Juli13.986
24 Juli14.011
23 Juli13.973
22 Juli13.963

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jisdor
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top