Nada Dovish The Fed Kian Nyaring, IHSG Ditutup Menguat

Pada penutupan perdagangan Jumat (19/7/2019), IHSG terapresiasi 0,83% ke level 6.456. Selama sepekan, indeks menguat 4,23%.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 19 Juli 2019  |  18:25 WIB
Nada Dovish The Fed Kian Nyaring, IHSG Ditutup Menguat
Pengunjung berswafoto dengan latar belakang layar elektronik perdagangan saham di Jakarta, Selasa (16/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Optimisme penurunan suku bunga dari Bank Sentral AS (Federal Reserve) menjadi penopang utama penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini.

Pada penutupan perdagangan Jumat (19/7/2019), IHSG terapresiasi 0,83% ke level 6.456. Selama sepekan, indeks menguat 4,23%.

Adapun hanya sektor aneka industri yang ditutup melemah 0,23% sementara sektor lainnya menguat dipimpin oleh sektor industri dasar yang menguat 2,48%.

Selama perdagangan akhir pekan ini, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp849,89 miliar.

Head of Research Samuel Sekuritas Suria Dharma menjelaskan, kenaikan IHSG ditopang oleh pernyataan Gubernur The Fed New York John Williams yang semakin meyakinkan penurunan suku bunga AS bakal terjadi pada bulan ini.

"IHSG naik karena pernyataan Presiden Fed NY John Williams yang membuat probabilitas pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps pada Juli ini meningkat di atas 40%," kata Suria kepada Bisnis.com, Jumat (19/7/2019).

Adapun aksi jual asing dinilai Suria terjadi lebih disebabkan karena transaksi di pasar negosiasi untuk saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) sekitar Rp1 triliun.

Sementara di pasar reguler justru terjadi aksi beli (net buy) senilai Rp136,5 miliar sepanjang hari perdagangan.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menambahkan, bursa Asia juga kompak menguat setelah nada dovish The Fed kian terasa.

Pekan depan, Dennies memperkirakan pergerakan indeks akan dipengaruhi oleh rilisnya data investasi asing langsung (foreign direct investment) di Indonesia.

"IHSG diperkirakan menguat, secara teknikal candlestick IHSG membentuk long white body mengindikasikan akan melanjutkan penguatan," tulis Dennies dalam riset hariannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, saham

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top