Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Cari Instrumen Aman, Investor Borong Yen

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Kamis (18/7/2019) hingga pukul 15.50 WIB, yen bergerak menguat 0,19% menjadi 107,74 yen per dolar AS. Pada pertengahan perdagangan, yen sempat menyentuh level 107,62 yen per dolar AS.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  16:28 WIB
Cari Instrumen Aman, Investor Borong Yen
Mata uang Yen Jepang - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Yen naik ke level tertinggi dalam 2 pekan terakhir akibat meningkatnya risiko perdagangan global sehingga memicu daya tarik yang lebih tinggi untuk mengumpulkan aset investasi aman.

Analis Mata Uang Sony Financial Holdings Tokyo Kumiko Ishikawa mengatakan bahwa sentimen untuk menjauhi aset berisiko kembali tumbuh karena kekhawatiran pasar atas ketegangan perdagangan AS dan China yang menekan imbal hasil Treasury dan pasar saham.

Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan bahwa dirinya tetap dapat menaikkan tarif impor untuk produk China senilai US$325 miliar jika diperlukan, meski kedua negara tengah kembali ke meja perundingan untuk mendapatkan kesepakatan menyelesaikan sengketa perdagangan yang telah terjadi sejak tahun lalu.

Sementara itu, China telah memperingatkan bahwa perundingan perdagangan AS dan China dapat terpengaruh akibat komentar Trump tersebut.

“Namun, pasar tetap berpegang pada harapan pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed sebesar 25 basis poin akhir bulan ini, dan pandangan ini tampaknya tidak akan berubah meskipun data ekonomi AS baru-baru ini berhasil dirilis lebih kuat,” ujar Kumiko seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (18/7/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Kamis (18/7/2019) hingga pukul 15.50 WIB, yen bergerak menguat 0,19% menjadi 107,74 yen per dolar AS. Pada pertengahan perdagangan, yen sempat menyentuh level 107,62 yen per dolar AS.

Adapun, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama lainnya bergerak melemah 0,16% menjadi 97,066.

Di sisi lain, Jepang dan Korea Selatan tengah mencoba untuk meredakan ketegangan perdagangan, setelah Korea Selatan dilaporkan telah menolak proses arbitrase yang ditawarkan oleh Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar yen
Editor : Ana Noviani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top