Trikomsel Oke (TRIO) Fokus Restrukturisasi Utang

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2019, PT Trikomsel Oke Tbk. (TRIO) memiliki liabilitas jangka pendek sebesar Rp2,25 triliun. Nilai tersebut termasuk utang bank sebesar Rp1,49 triliun.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  18:48 WIB
Trikomsel Oke (TRIO) Fokus Restrukturisasi Utang
/id.wikipedia.org

Bisnis.com, JAKARTA — PT Trikomsel Oke Tbk. tidak melakukan ekspansi pada tahun ini karena masih terbebani utang yang masih dalam proses restrukturisasi.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2019, emiten berkode saham TRIO itu memiliki liabilitas jangka pendek sebesar Rp2,25 triliun. Nilai tersebut termasuk utang bank sebesar Rp1,49 triliun.

Sementara itu, liabilitas jangka panjangnya tercatat sebesar Rp1,55 triliun per 31 Maret 2019. Alhasil, total liabilitas yang dibukukan Trikomsel Oke sebesar Rp3,8 triliun.

Di sisi lain, perseroan mengalami defisiensi ekuitas atau ekuitas negatif senilai Rp3,6 triliun.

Direktur Trikomsel Oke Jason Kardachi menjelaskan bahwa perseroan terus berupaya untuk melakukan restrukturisasi utang tersebut. Salah satunya dengan melakukan penjajakan dengan para kreditur.

Hingga semester I/2019, TRIO masih memiliki utang yang terdiri atas dua tranche dengan total kewajiban mencapai Rp 3 triliun. Tranche A memiliki tenor hingga 7 tahun ke depan, sedangkan untuk tranche B masih memiliki waktu hingga 9 tahun ke depan.

Dia mengatakan bahwa upaya tersebut guna meminta peringanan jumlah kewajiban yang harus dibayarkan pada tahun ini.

“Masih diskusi dengan lender untuk restrukturisasi. Pembayaran masih nunggu kepastian lender,” ujarnya dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Untuk itu, perseroan tidak merencanakan sejumlah ekspansi pada tahun ini, karena perseroan belum memiliki modal kerja yang mencukupi.

Kendati demikian, perseroan terus menjajaki beberapa investor strategis yang nantinya dapat membuka peluang perseroan dalam pengembangan bisnis dan juga ekspansi lainnya.

“Saat ini kami berfokus dengan toko yang memberikan profit yang bagus dan kami tidak berekspansi,” ungkapnya.

Hingga semester 1/2019, perseroan memiliki sebanyak 98 toko yang terdiri atas 76 toko Okeshop dan 22 toko Global Teleshop. Jason menjelaskan bahwa jumlah tersebut menyusut dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 103 toko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
trikomsel, kinerja emiten

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top