Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.165, Rupiah Stagnan

Data yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) pagi ini, menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.165 per dolar AS, melemah 49 poin atau 0,34 persen dari posisi Rp14.116 pada Jumat (21/6).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  11:06 WIB
Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.165, Rupiah Stagnan
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.165 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada Senin (24/6/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) pagi ini, menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.165 per dolar AS, melemah 49 poin atau 0,34 persen dari posisi Rp14.116 pada Jumat (21/6).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau stagnan pada posisi Rp14.158 per dolar AS pada pukul 10.41 WIB.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah dibuka menguat 23 poin atau 0,16 persen ke level Rp14.135 per dolar AS, setelah pada akhir perdagangan Jumat (21/6/2019) ditutup menguat 29 poin atau 0,2 persen ke level Rp14.158 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,10 persen atau 0,101 poin ke level 96,119 pada pukul 10.32 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka melemah 0,04 persen atau 0,038 poin ke level 96,182, setelah pada akhir perdagangan Jumat (21/6) ditutup melemah 0,42 persen atau 0,409 poin ke level 96,220.

Dilansir Bloomberg, rupiah bergerak menguat di tengah tanda bahwa sejumlah bank sentral utama akan melonggarkan kebijakan moneter, sehingga mendorong investor global untuk membeli aset berisiko.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan investor asing membeli asset dalam negeri senilai Rp23,57 triliun dari 17-20 Juni, yang sebagian besar masuk ke obligasi. Sementara itu, imbal hasil obligasi 10 tahun naik 3 basis poin menjadi 7,49 persen.

Win Thin, kepala analis valas Brown Brothers Harriman memperkirakan BI akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan Juli jika inflasi tetap terkendali.

Sementara itu, median dalam survei Bloomberg terhadap 21 analis memperkirakan defisit neraca perdagangan pada bulan Mei diperkirakan menyempit jadi US$1,38 miliar dari US$2,5 miliar pada bulan April.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)
TanggalKurs

24 Juni

14.165

21 Juni

14.116

20 Juni

14.236

19 Juni

14.271

18 Juni

14.334

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup