Kurs Jisdor Menguat ke Rp14.271, Dua Sentimen Ini Dongkrak Stamina Rupiah

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.271 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (19/6/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  10:37 WIB
Kurs Jisdor Menguat ke Rp14.271, Dua Sentimen Ini Dongkrak Stamina Rupiah
Karyawan menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.271 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (19/6/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.271 per dolar AS, menguat 63 poin atau 0,44 persen dari posisi Rp14.334 pada Selasa (18/6).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau lanjut menguat 53 poin atau 0,37 persen ke level Rp14.273 per dolar AS pada pukul 09.24 WIB.

Penguatan nilai tukar rupiah berlanjut dengan dibuka terapresiasi 0,43 persen atau 62 poin di level Rp14.264 per dolar AS, setelah mampu rebound dan berakhir terapresiasi 0,08 persen atau 11 poin di level Rp14.326 per dolar AS pada perdagangan Selasa (18/6).

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.262-Rp14.275 per dolar AS.

Dilansir dari Bloomberg, rupiah menguat di tengah tanda-tanda progres perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Pada Selasa (18/6), Presiden AS Donald Trump mengatakan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dalam KTT G20 akhir bulan ini. Trump juga mengatakan pembicaraan antara kedua negara akan dimulai kembali setelah terhenti baru-baru ini.

Dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dimulai hari ini, Rabu (19/6/2019)

“BI mengarah pada pelonggaran di tengah inflasi yang rendah dan melambatnya aktivitas, tetapi kemungkinan akan menunda sampai ada tanda-tanda lebih lanjut stabilitas nilai tukar rupiah,” ujar Mitul Kotecha, pakar strategi emerging market di TD Securities, dalam risetnya.

Sebanyak 28 dari 34 ekonom dalam survei Bloomberg memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga acuannya di 6 persen. Adapun enam ekonom lainnya memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam keputusan yang akan dirilis pada Kamis (20/6/2019).

Di sisi lain, pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, pagi ini terpantau naik tipis 0,013 poin atau 0,01 persen ke level 97,657 pada pukul 09.57 WIB.

Pergerakan indeks sebelumnya dibuka di zona merah dengan turun 0,01 persen atau 0,007 poin di level 97,637, setelah berakhir naik 0,09 persen atau 0,086 poin di posisi 97,644 pada perdagangan Selasa (18/6). 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

Tanggal

Kurs

19 Juni

14.271

18 Juni

14.334

17 Juni

14.346

14 Juni

14.304

13 Juni

14.270

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup