Minat Investor SUN Melemah, Kemenkeu Yakin Hanya Musiman

Total penawaran yang masuk dalam lelang yang dilakukan Selasa (21/5/2019), hanya Rp26,1 triliun.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 01 Juni 2019  |  07:52 WIB
Minat Investor SUN Melemah, Kemenkeu Yakin Hanya Musiman
Ilustrasi Surat Utang Negara (SUN). - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Otoritas fiskal menyebut lesunya minat investor Surat Utang Negara (SUN) pada sesi lelang terakhir tak bakal berlangsung lama. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman mengatakan secara umum, minat investor masih cukup baik. Lesunya minat pada investor bukan kejadian yang baru dan sifatnya musiman. 
 
"Ini hanya musiman. Karena siklusnya memang demikian, jadi hanya musiman," ujarnya kepada Bisnis, belum lama ini.
 
Luky cukup optimistis minat investor akan kembali pulih pada lelang-lelang SUN berikutnya. Apalagi, kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia masih cukup bagus.
 
Sebelumnya, diberitakan bahwa minat investor dalam lelang SUN susut setelah penetapan rekapitulasi suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
 
Berdasarkan hasil lelang yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu yang dikutip Kamis (23/5/2019), total penawaran yang masuk dalam lelang yang dilakukan Selasa (21/5) hanya sebesar Rp26,1 triliun. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan masa lelang Selasa (23/4), yang mencapai Rp41,7 triliun.
 
Dari 7 seri yang ditawarkan, penawaran tertinggi ada pada seri obligasi negara FR0078 senilai Rp7,4 triliun. Kemudian, FR0068 senilai Rp5,3 triliun, FR0077 senilai Rp4,1 triliun, FR0079 Rp1,8 triliun, dan FR0076 senilai Rp460 miliar.
 
Sementara itu, untuk seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN), seri SPN03190822 mencapai Rp2,4 triliun dan SPN12200213 mencapai Rp4,54 triliun.
 
Dengan menyusutnya minat para investor tersebut, total nominal yang dimenangkan atau yang diserap pemerintah dari 7 seri yang ditawarkan juga turun menjadi Rp10,8 triliun dari total nominal yang dimenangkan pada masa penawaran Selasa (23/4), yang mencapai Rp23,4 triliun.
 
Namun, dari semua seri SUN yang ditawarkan, pemerintah memutuskan untuk tidak memenangkan satupun penawaran dari investor untuk seri SPN 3 bulan.
 
Adapun yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk masing-masing seri yakni SPN 12 bulan 5,945 persen, FR0077 sebesar 7,584 persen, FR0078 sebesar 8,09 persen, FR0068 sebesar 8,604 persen, FR0079 sebesar 8,6917 persen, dan FR0076 sebesar 8,7647 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenkeu, surat utang negara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup