Ringkasan Perdagangan 28 Mei: IHSG Akhiri Reli, Rupiah Tetap Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri reli penguatan tiga hari berturut-turut. Di sisi lain, nilai tukar rupiah masih mampu berakhir di zona hijau meski tipis.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  06:09 WIB
Ringkasan Perdagangan 28 Mei: IHSG Akhiri Reli, Rupiah Tetap Menguat
Rupiah dan IHSG

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri reli penguatan tiga hari berturut-turut. Di sisi lain, nilai tukar rupiah masih mampu berakhir di zona hijau meski tipis.

Berikut adalah ringkasan perdagangan di pasar saham, mata uang, dan komoditas yang dirangkum Bisnis.com pada Selasa (28/5/2019):

IHSG Akhiri Reli Tiga Hari, Ini Faktor Penekannya

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 1,08 persen atau 65,83 poin di level 6.033,14 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Senin (27/5), IHSG ditutup menguat 0,69 persen atau 41,62 poin di level 6.098,97.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.033,14 – 6.118,91.

Director Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan pelemahan IHSG hari ini terbilang wajar, mengingat IHSG telah menguat dalam tiga hari terakhir.

“IHSG mengalami konsolidasi wajar saja mengingat kenaikan beberapa hari belakangan,” ungkap William kepada Bisnis.com, Selasa (28/5/2019).

Rupiah Mampu Berbalik Menguat

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup berbalik menguat 0,03 persen atau 5 poin ke level Rp14.375 per dolar AS, setelah bergerak pada kisaran Rp14.370 – Rp14.419 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,11 persen atau 0,111 poin ke level 97,724 pada pukul 16.01 WIB.

Nilai tukar rupiah di pasar spot kemarin, Senin (27/5), ditutup menguat 12 poin atau 0,08 persen ke level Rp14.380 per dolar AS.

Sektor Otomotif Dorong Penguatan Bursa Asia

Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Selasa (28/5/20p19), terangkat oleh kenaikan bursa China dan emiten otomotif menyusul berita merger.

Tetapi ketidakpastian yang luas atas perdagangan dan pertumbuhan ekonomi membuat antusiasme investor tetap tertahan.

Indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang menguat 0,38 persen. Sementara itu, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang ditutup menguat masing-masing 0,26 persen dan 0,19 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite dan CSI 300 menguat 0,61 persen dan 0,96 persen.

 Pergerakan Harga Emas Hari Ini

 Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2019 menguat 0,4 poin atau 0,03 persen ke level US$1.289,60 per troy ounce.

Sebelumnya, harga emas Comex kontrak Agustus 2019 dibuka flat di level US$1.289,20 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) hari ini, Selasa (28/5/2019), kembali terpantau turun dibandingkan posisi pada Senin (27/5). Harga emas turun Rp3.000 per gram menjadi Rp662.000 per gram. 

Harga Karet Naik, Terdorong Penguatan Minyak Mentah

Berdasarkan data Bloomberg, harga karet untuk kontrak teraktif Oktober 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom) ditutup menguat 1,04 persen atau 2 poin ke level 194,30 yen per kilogram dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Dilansir Bloomberg, harga karet mendapat dukungan dari kenaikan minyak mentah, meskipun ketika gesekan perdagangan antara AS dan China tetap menjadi perhatian.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2019 menguat 0,58 persen atau 0,34 poin ke level US$58,97 per barel pada pukul 15.00 WIB.

Adapun harga minyak mentah acuan global Brent untuk kontrak Juli 2019 melemah 0,13 persen atau 0,09 poin ke level US$70.02 per barel, setelah sempat menguat hingga US$70,33 per barel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah, Harga Emas Hari Ini, Indeks BEI

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top