Sektor Otomotif Dorong Penguatan Bursa Asia

Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Selasa (28/5/20p19), terangkat oleh kenaikan bursa China dan emiten otomotif menyusul berita merger.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Mei 2019  |  16:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Selasa (28/5/20p19), terangkat oleh kenaikan bursa China dan emiten otomotif menyusul berita merger.

Tetapi ketidakpastian yang luas atas perdagangan dan pertumbuhan ekonomi membuat antusiasme investor tetap tertahan.

Indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang menguat 0,38 persen. Sementara itu, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang ditutup menguat masing-masing 0,26 persen dan 0,19 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite dan CSI 300 menguat 0,61 persen dan 0,96 persen.

Terlepas dari kenaikan hari ini, Joanne Goh, analis ekuitas Asia di DBS di Singapura, mengatakan sentimen pasar yang luas tetap tidak pasti menjelang kemungkinan pertemuan antara presiden China dan AS di KTT G20 bulan depan.

"Masih ada kurangnya arahan di pasar dalam hal semua kelas aset yang berbeda," katanya, seperti dikutip Bloomberg.

"Investor benar-benar melihat imbal hasil obligasi China sedang naik, tetapi itu seharusnya tidak menjadi masalah karena kami mengharapkan stimulus dan imbal hasil obligasi akan mulai turun ... ada banyak ketidakpastian di pasar saat ini," lanjutnya.

Bursa saham China menguat setelah data menunjukkan laba perusahaan industri China menyusut pada bulan April, yang dapat mendorong lebih banyak stimulus pemerintah untuk mendukung ekonomi yang melambat.

Rencana peningkatan dalam pembobotan saham China kelas A dalam indeks MSCI setelah penutupan pasar pada hari Selasa juga mendorong saham.

Di pasar utang China, obligasi pemerintah bertenor 10 tahun untuk pengiriman September, kontrak yang paling banyak diperdagangkan, rebound 0,34 persen pada Selasa setelah turun sebanyak 0,71 persen sehari sebelumnya, setelah pengambilalihan bank bermasalah memicu kekhawatiran risiko keuangan yang lebih luas. .

Penguatan bursa Asia mengikuti penguatan bursa Eropa pada hari Senin, dengan pasar keuangan Inggris dan AS ditutup untuk liburan.

Saham-saham otomotif Eropa menguat setelah produsen mobil Fiat Chrysler mengkonfirmasi pihaknya telah membuat proposal "merger transformatif" dengan Renault dalam kesepakatan yang akan menciptakan produsen mobil terbesar ketiga di dunia.

Rally sektor otomotif meluas ke Asia dengan Mitsubishi Motors Corp di Jepang menguat 5,95 persen dan Nissan Motor Co naik 2,31 persen. Sementara itu, saham Geely Automobile Holdings Ltd yang terdaftar di Hong Kong melonjak 5,47 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bursa Asia

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top