Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Raih Kontrak Baru, MBSS Bisa Kantongi Pemasukan US$30 Juta

Emiten pelayaran PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS) menandatangani kontak penting pengangkutan batu bara. Kontrak tersebut berpotensi menambah pendapatan perusahaan hingga US$30 juta.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 10 Mei 2019  |  03:17 WIB
Direktur PT Indika Energy Tbk Aziz Armand menyampaikan sambutan pada pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Rabu (4/7/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Direktur PT Indika Energy Tbk Aziz Armand menyampaikan sambutan pada pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Rabu (4/7/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten pelayaran PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS) menandatangani kontak penting pengangkutan batu bara. Kontrak tersebut berpotensi menambah pendapatan perusahaan hingga US$30 juta.

Direktur Mitrabahtera Segara Sejati Surya Aribowo menuturkan, perseroan memeroleh kontrak penting yang dapat mendorong pendapatan. MBSS dan PT Contrans Asia (CTA) menandatangani perjanjian kerja sama pada 6 Mei 2019.

“Perjanjian ini mengatur mengenai kerja sama pengangkutan batu bara dengan menggunakan kapal tunda dan tongkang milik perseroan,” paparnya, dikutip Kamis (9/5/2019).

Perjanjian ini akan berlaku hingga 31 Maret 2023 atau 4 tahun, dengan total nilai pendapatan yang akan diperoleh MBSS sebesar US$30 juta. Dengan estimasi kurs Rp14.300 per dolar AS, maka MBSS akan meraup Rp429 miliar.

MBSS dan CTA memiliki hubungan afiliasi, dimana keduanya merupakan anak perusahaan yang secara tidak langsung dikendalikan oleh PT Indika Energy Tbk. (INDY).

Manajemen INDY mengalokasikan belanja modal sebesar US$315,5 juta pada 2019. Nilai itu melonjak dari realisasi 2018 sejumlah US$105,4 juta.

Perincian alokasi belanja modal pada 2019 ialah Indika Energy Holding US$2,2 juta, PT Petrosea Tbk. (PTRO) US$177,2 juta, MBSS US$11,7 juta, Tripatra US$10 juta, PT Kariangau Gapura Terminal Energi (KGTE) US$94,6 juta, Kideco US$7,7 juta, dan Indika Resources US$12,1 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indika energy emiten
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top