Pilarmas Investindo Sekuritas : IHSG Bergerak Mixed, Ini Sentimennya

Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG hari ini, Kamis (25/4/2019) akan cenderung bergerak bervariasi karena beragam sentimen, terutama dari penantian hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia.
Emanuel B. Caesario | 25 April 2019 08:46 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (13/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA — Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG hari ini, Kamis (25/4/2019) akan cenderung bergerak bervariasi karena beragam sentimen, terutama dari penantian hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia.

Maximilianus Nico Demus, Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas, mengatakan bahwa penantian berita hari ini datang dari hasil RDG Bank Indonesia yang akan memberikan hasilnya di sore hari nanti. 

"Meskipun kami melihat tingkat suku bunga Bank Indonesia tidak akan berubah, tetapi pandangan dan strategi kedepannya amat sangat dinantikan ketika potensi kenaikkan tingkat suku bunga di dunia sedang berada dalam posisi dovish, yang memberikan potensi Bank Indonesia dapat menurunkan tingkat suku bunganya minimal 25 bps," katanya dalam riset harian, Kamis (25/4/2019). 

Nico memperkirakan Bank Indonesia mungkin akan menanti terlebih dahulu kepastian mengenai pemilihan presiden yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. 

Namun, potensi turunnya suku bunga Bank Indonesia juga sedang diamini oleh beberapa lembaga keuangan nonbank lainnya. Saat ini, perhatian juga tertuju kepada Bank of Japan karena berpotensi untuk mengucurkan kembali stimulus di tengah perlambatan ekonomi Jepang dan rendahnya inflasi. 

Pengumuman Bank of Japan juga dilakukan hari ini, mungkin lebih awal sebelum Bank Indonesia. Fokus berikutnya adalah pertemuan antara Amerika dan China yang akan terjadi pada 30 April 2019 yang akan dipimpin oleh Liu He. 

Diskusi kali ini akan membahas masalah perdagangan termasuk kekayaan intelektual, transfer teknologi, hambatan nontarif, pertanian, pelayanan, pembelian, dan penegakkan hukum kedua belah pihak. Selanjutnya Liu He akan berkunjung ke Washington pada 8 Mei 2019. 

Beralih dari sana, di China pasar tampaknya mendapat sedikit bantuan dari Bank Sentral untuk mendukung likuiditas dalam sistem perbankan untuk mendanai pinjaman. 

Bank Sentral China menyuntikkan pinjaman setara dengan $40 miliar untuk pinjaman jangka menengah. "Kami melihat PBOC menahan diri dari langkah yang lebih besar seperti menurunkan tingkat suku bunga karena membaiknya data ekonomi China sehingga dapat mengurangi PBOC untuk memberikan stimulus lebih lanjut lagi," katanya. 

Perdana Menteri China, Li Keqiang dalam pertemuannya dengan Direktur IMF Christine Lagarde mengatakan bahwa China akan terus memperdalam reformasi, mengurangi campur tangan administrasi, memangkas pajak dan biaya untuk mendorong ekonomi China. 

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa China akan memastikan bahwa pertumbuhan ekonominya tetap berada dalam kisaran wajar, dan tentunya China bersedia memperkuat kerja sama dengan IMF. 

Hari ini juga Shinzo Abe dari Jepang akan bertemu para pemimpin Uni Eropa untuk menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi Bersama Presiden Trump. Percikan api antara Amerika dan Jepang tampaknya mulai meminta kedua negara untuk dapat duduk bersama. 

Selanjutnya, Pemerintah Amerika memberikan peringatan terhadap China, India, Jepang, Korea Selatan dan Turki jika terus membeli minyak dari Iran.  Namun, Amerika masih memberikan waktu hingga tanggal 2 Mei 2018 untuk berhenti membeli minyak dari Iran.  Sesudah masa itu, negara-negara tersebut terancam dikenai sanksi AS jika terus membeli minyak dari Iran. 

Langkah pemerintah AS tampaknya untuk melumpuhkan ekspor minyak Iran sebagai sumber pendapatan utama negara. "Secara teknikal, kami melihat saat ini IHSG berpotensi bergerak mix dan ditradingkan pada level 6.412-6.490," katanya.
 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI, rekomendasi saham

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup