Sempat Dibuka Naik, IHSG Berbalik ke Zona Merah Pagi Ini

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG terpantau berbalik melemah 0,37 persen atau 23,84 poin ke level 6.483,38 pada pukul 09.13 WIB, meskipun sempat dibuka dengan penguatan 0,06 persen atau 3,86 poin di level 6.511,09.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 April 2019  |  09:40 WIB
Sempat Dibuka Naik, IHSG Berbalik ke Zona Merah Pagi Ini
Karyawan beraktivitas di dekat papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Senin (4/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (22/4/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG terpantau berbalik melemah 0,37 persen atau 23,84 poin ke level 6.483,38 pada pukul 09.13 WIB, meskipun sempat dibuka dengan penguatan 0,06 persen atau 3,86 poin di level 6.511,09.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.483,37 – 6.516,24. Adapun pada perdagangan Kamis (18/4), IHSG berakhir dengan penguatan 0,40 persen atau 25,68 poin di level 6.507,22.

Sebanyak enam dari sembilan sektor bergerak di zona merah pagi ini, didorong oleh sektor konsumer yang melemah 1,32 persen dan aneka finansial yang melemah 0,22 persen.

Di sisi lain, tiga sektor melemah dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor perdagangan yang turun 0,35 persen.

Dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, 131 saham di antaranya menguat, sedangkan 109 saham melemah, dan 392 saham lainnya stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yang masing-masing melemah 3,31 persen dan 2,69 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta menjelaskan bahwa berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area positif. Sementara itu, stochastic dan RSI masih bergerak ke atas menuju ke area overbought.

“Meskipun demikian, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG untuk hari Senin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan gerak IHSG terindikasi kembali mengalami konsolidasi cenderung tertekan diarea level psikologis 6.500.

Menurutnya, indikator Bollinger bands memberikan signal false break upper bands dengan potensi tekanan lebih lanjut sedangkan Indikator Stochastic berfluktuasi pada area middle oscillator dengan bullish momentum indikator RSI.

"Sehingga kami prediksikan IHSG masih akan bergerak cenderung mencoba bertahan diatas level 6.500 sebagai konfirmasi break out resistance bearish trend line," demikian menurut riset hariannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top