Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laba Selamat Sempurna (SMSM) Naik 11,5 Persen di 2018 Berkat Efisiensi

Efisiensi berhasil meningkatkan laba PT Selamat Sempurna Tbk. pada 2018 dengan tumbuh sebesar 11,5%% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 15 April 2019  |  10:20 WIB
Filter Sakura produk Selamat Sempurna - smsm.co.id
Filter Sakura produk Selamat Sempurna - smsm.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Efisiensi berhasil meningkatkan laba PT Selamat Sempurna Tbk. pada 2018 dengan tumbuh sebesar 11,5%% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan 2018, emiten berkode saham SMSM itu berhasil mengantongi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp556,9 miliar meningkat 11,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp499,43 miliar.

Sekretaris Perusahaan Selamat Sempurna Lidiana Widjojo mengatakan bahwa menebalnya laba perseroan pada 2018 disebabkan oleh efisiensi yang diterapkan oleh perseroan.

Efisiensi yang dimaksud ialah dengan mencari bahan baku yang memiliki kualitas yang setara, akan tetapi secara harga bersaing. Di samping itu efisiensi saat di proses produksi termasuk juga di dalamnya. “Intinya bagaimana terus meningkatkan produktivitas, karena dengan begitu cost per unit menjadi lebih baik,” ujarnya kepada Bisnis.com, dikutip Senin (15/4/2019).

Dari sisi pendapatan, SMSM juga mengantongi pertumbuhan sebesar dua digit. Pertumbuhan tersebut dikontribusikan oleh produk yang menjadi andalan penjualan perseroan.

Pada 2018, SMSM mengantongi pendapatan Rp3,99 triliun, meningkat 17,7% dari tahun sebelumnya Rp3,39 triliun. Produk filter dengan merek dagang Sakura masih berkontribusi besar untuk pendapatan perseroan.

Penjualan produk filter pada 2018 tercatat Rp2,89 triliun, meningkat 17% dibandingkan dengan 2017 yakni Rp2,47 triliun. Penjualan filter berkontribusi 74% terhadap pendapatan SMSM pada 2018. “Penjualan filter dan radiotor itu produk utama perseroan di pasar ekspor,” pungkasnya.

Pada 2018, penjualan ekspor memiliki komposisi sebesar 66% atau Rp2,61 triliun terhadap pendapatan perseroan, sedangkan penjualan dalam negeri berkontribusi sebesar 34% atau Rp1,32 triliun.

Pada 2019, SMSM membidik perttumbuhan pendapatan sebesar 15% dari tahun sehelumnya. Sementara itu, untuk target laba, perseroan menargetkan akan tumbuh stabil dibandingkan dengan tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten selamat sempurna
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top