Kurs Tengah Melemah Hanya 1 Poin, Mayoritas Mata Uang Asia Terdepresiasi

Kurs jual ditetapkan di Rp14.227 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.085 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 April 2019  |  12:24 WIB
Kurs Tengah Melemah Hanya 1 Poin, Mayoritas Mata Uang Asia Terdepresiasi
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (11/4/2019) di level Rp14.156 per dolar AS, melemah tipis 1 poin atau 0,01% dari posisi Rp14.155 pada Rabu (10/4).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.227 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.085 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 2 poin atau 0,01% ke level Rp14.155 per dolar AS pada pukul 11.33 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Rupiah sebelumnya dibuka di zona hijau dengan penguatan 7 poin atau 0,05% ke level Rp14.146 per dolar AS, setelah pada akhir perdagangan Rabu (10/4/2019) ditutup melemah 0,14% atau 20 poin ke level Rp14.153 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.146-Rp14.161 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,011 poin atau 0,01% ke level 96,935 pada pukul 11.21 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,06% atau 0,054 poin ke level 96,892. Adapun pada akhir perdagangan Rabu (10/4), indeks dolar AS ditutup melemah 0,06% atau 0,06 poin ke level 96,946.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang lainnya di Asia yang juga melemah, di antaranya ringgit Malaysia yang turun 0,2% dan baht Thailand yang melemah 0,14%.

Dilansir Bloomberg, mata uang di Asia, khususnya emerging market, diperdagangkan dalam kisaran sempit ketika pasar menunggu AS dan China untuk mengungkapkan syarat akhir dari kesepakatan perdagangan mereka.:

“Kurangnya arah pergerakan dolar dan memungkinkan mata uang emergin gmarket untuk diperdagangkan di atas keistimewaan negara,” kata Ray Farris, kepala investasi Asia Selatan di Credit Suisse, seperti dikutip Reuters.

Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)               

11 April

14.156

10 April

14.155

9 April

14.150

8 April

14.145

5 April

14.158

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bi

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top