Fed Minutes Nol Kejutan, Wall Street Menguat

Tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berhasil menguat pada akhir perdagangan Rabu (10/4/2019), pascarilis risalah rapat The Fed.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 11 April 2019  |  07:03 WIB
Fed Minutes Nol Kejutan, Wall Street Menguat
Bursa AS Wall Street - Reuters/Carlo Allegri

Bisnis.com, JAKARTA – Tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berhasil menguat pada akhir perdagangan Rabu (10/4/2019), pascarilis risalah rapat The Fed.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 ditutup menguat 0,35% atau 10,01 poin di level 2.888,21, indeks Nasdaq Composite menanjak 0,69% atau 54,97 poin di level 7.964,24, sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik tipis 0,03% atau 6,58 poin di level 26.157,16.

Ketiga indeks saham utama AS tersebut relatif tidak mengalami perubahan setelah rilis risalah rapat Federal Reserve (Fed minutes) yang digelar pada Maret.

Risalah rapat ini menegaskan pandangan bank sentral AS tersebut untuk bersabar soal kenaikan suku bunga di masa mendatang.

“Risalah rapat The Fed tak memberi dampak karena sesuai dengan apa yang pasar perkirakan,” ujar Stephen Massocca, senior vice president di Wedbush Securities.

Pada saat yang sama, harga konsumen inti AS, yang menghapus segmen makanan dan energi yang fluktuatif, naik dengan laju tahunan paling lambat dalam setahun, menurut laporan CPI Departemen Tenaga Kerja.

Data inflasi ini lebih lanjut mendukung keputusan The Fed untuk menunda kampanye kenaikan suku bunga yang telah berlangsung selama tiga tahun sebelumnya.

“Angka inti tidak menunjukkan inflasi, sedangkan headline mencerminkan harga bensin yang lebih tinggi, yang merupakan tekanan bagi pertumbuhan, pajak pada konsumen,” terang Bucky Hellwig, senior vice president di BB&T Wealth Management.

Sementara itu, proyeksi laba untuk kuartal pertama telah turun dalam enam bulan terakhir. Profit perusahaan S&P 500 sekarang terlihat turun 2,5%, yang akan menandai kontraksi year-on-year pertama sejak 2016, menurut data Refinitiv.

Musim laporan kinerja keuangan dimulai ketika Delta Air Lines menaikkan perkiraan pendapatannya dan membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan. Hal ini mengangkat saham perusahaan penerbangan itu sebesar 1,6%.

Saham Levi Strauss & Co juga membukukan kenaikan sebesar 7% untuk pendapatan dalam laporan laba pertamanya sejak kembali ke pasar publik. Saham perusahaan ini naik 4%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wall street

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top