Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

#Saratogadown Trending di Twitter, Saham Saratoga Melejit 2,67 Persen

Saratoga Investama Sedaya Heboh di jagat maya setelah mencatat kerugian Rp6,2 triliun pada 2018. Namun, tagar #Saratogadown itu justru mengerek harga emiten berkode SRTG tersebut
Chief Financial Officer PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Lany D. Wong memberikan paparan saat media visit Bisnis Indonesia ke kantor Saratoga di Jakarta, Selasa (24/7/2018)./JIBI-Felix Jody Kinarwan
Chief Financial Officer PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Lany D. Wong memberikan paparan saat media visit Bisnis Indonesia ke kantor Saratoga di Jakarta, Selasa (24/7/2018)./JIBI-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA--Saham perusahaan milik Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) menguat cukup signifikan pada perdagangan pagi ini, Kamis (28/3/2019) kendati diterpa sentimen negatif rugi bersih senilai Rp6,2 triliun.

Saham SRTG bergerak ke level Rp3.850 hingga pukul 10.53 WIB, naik 100 poin atau 2,67 persen dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya.

Namun, saham SRTG bukanlah saham yang likuid. Kenaikan harga tersebut baru terjadi sekitar pukul 10.15. Saham SRTG baru ditransaksikan sebanyak 4 kali hingga pukul 10.40 WIB dengan nilai hanya Rp10,78 juta dan jumlah saham sebanyak 2.800 lembar.

Saham SRTG ramai dibahas di jagad maya dan menjadi trending topik di Twitter dengan tagar #SaratogaDown.

Hal ini menyusul terbitnya laporan keuangan akhir tahun 2018 perseroan pekan ini yang melaporkan adanya rugi bersih senilai Rp6,2 triliun sepanjang 2018.

Dalam keterangan pers resmi, manajemen SRTG mengungkapkan bahwa meskipun perseroan membukukan kerugian, tetapi kerugian tersebut belum terealisasi. Pasalnya, kerugian terjadi karena penurunan harga saham enak perusahaan SRTG di pasar modal.

SRTG justru masih membukukan pendapatan yang terealisasi sebesar lebih dari Rp1,1 triliun, yang mana sekitar Rp900 miliar di antaranya berasal dari pendapatan dividen anak usaha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Surya Rianto
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper