IHSG Ditutup Menguat 0,36 Persen

Pergerakan IHSG di akhir pekan ini diprediksi masih bertahan menguat, pascaditutup di zona hijau dalam perdagangan kemarin.
Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani | 22 Maret 2019 16:18 WIB
IHSG Ditutup Menguat 0,36 Persen
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) fluktiatif pada  perdagangan hari ini, Jumat (22/3/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau menguat 0,17% atau 11,20 poin ke level 6.512,98 pada pukul 09.13 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 0,14% atau 9,08 poin di level 6.510,85.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.509,64 – 6.521,81. Adapun pada perdagangan Kamis (21/3), IHSG berakhir menguat 0,29% atau 19,07 poin di level 6.501,78.

Tujuh dari sembilan sektor bergerak di zona hijau pagi ini, dipimpin sektor pertanian (+0,69%) dan perdagangan (+0,47%). Adapun sektor industri dasar dan tambang masing-masing turun 0,23% dan 0,21%.

Namun, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik ke zona merah dan turun tipis 0,05% atau 3,18 poin ke level 6.498,59 menjelang akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yang masing-masing turun 2,87% dan 21,3% menjadi penekan utamanya.

Pelemahan terus berlanjut hingga IHSG kembali naik jelang akhir perdagangan sebesar 0,17% atau 11,21 poin ke level 6.512,99.

Berikut pergerakan IHSG sepanjang hari ini: 

16:14 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup Menguat 0,36 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,36% atau 24,50 poin ke level 6.525,27.

Dari 629 saham yang diperdagangkan, 181 saham di antaranya menguat, sedangkan 189 saham melemah dan 259 saham lainnya stagnan.

15:44 WIB

Pukul 15.36 WIB: IHSG Berbalik Menguat 0,17 Persen Jelang Akhir Perdagangan

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik menguat 0,17% atau 11,21 poin ke level 6.512,99 menjelang akhir perdagangan.

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.491,90-6.552,04.

14:16 WIB

Pukul 14.02 WIB: IHSG Melemah 0,01 Persen di Awal Sesi II

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,01% atau 0,65 poin ke level 6.501,12 di awal perdagangan sesi II.

11:39 WIB

Pukul 11.30 WIB: IHSG Turun 0,06 Persen Pada Akhir Sesi I

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,06% atau 3,90 poin ke level 6.497,87 pada akhir sesi I perdagangan hari ini. 

11:07 WIB

Pukul 11.01 WIB: Jelang Akhir Sesi I, IHSG Berbalik Turun Tipis

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik ke zona merah dan turun tipis 0,05% atau 3,18 poin ke level 6.498,59 menjelang akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yang masing-masing turun 2,87% dan 21,3% menjadi penekan utamanya.

10:10 WIB

Pukul 10.04 WIB: IHSG Naik 0,14 Persen

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut naik 0,14% atau 8,98 poin ke level 6.510,75 pada perdagangan pagi ini.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing naik 1,26% dan 0,53% menjadi pendorong utamanya.

09:03 WIB

Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka Naik 0,14 Persen

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,14% atau 9,08 poin di level 6.510 85 pada perdagangan pagi ini, Jumat (22/3/2019).

Pergerakan IHSG di akhir pekan ini diprediksi masih bertahan menguat, pascaditutup di zona hijau dalam perdagangan kemarin.

Binaartha Sekuritas memprediksi adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.485,402 hingga 6.469,028.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.517,061 hingga 6.532,345.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.

Indosurya Bersinar Sekuritas memproyeksikan peluang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang masih menunjukkan kenaikan yang cukup besar.

Penguatan masih cukup kuat di tengah gejolak harga komoditas dan minimnya sentimen dari dalam negeri.

Selain itu, masih terus berlangsungnya rilis kinerja emiten yang diperkirakan masih terdapat kinerja positif sepanjang tahun 2018 sehingga dapat menunjang kenaikan IHSG.

"Kami kembali prediksikan hari ini IHSG berpotensi menanjak," demikian menurut riset hariannya.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top