Sinarmas Sekuritas: IHSG Bergerak di Kisaran 6.481-6.552

Sinarmas Sekuritas menyebutkan Indeks Harga Saham Gabungan akan bergerak mixed cenderung melemah pada Kamis (28/2/2019) dengan rentang 6.4816.552.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  09:43 WIB
Sinarmas Sekuritas: IHSG Bergerak di Kisaran 6.481-6.552
Pengunjung mengambil foto monitor perdagangan harga saham di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—Sinarmas Sekuritas menyebutkan Indeks Harga Saham Gabungan akan bergerak mixed cenderung melemah pada Kamis (28/2/2019) dengan rentang 6.481—6.552.

Dalam riset hariannya, tim analis Sinarmas Sekuritas menuliskan, IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal indeks hari Kamis (28/02), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6481-6552.

Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan Selasa (27/02). Harga batubara naik ke level USD 94.90 per Mt. Crude oil naik ke level USD 57.02 per barrel. Rupiah melemah terhadap Dollar AS di level Rp 14.030. 10Yr Government Bonds Yield stabil di level 7.81%.

Sehubungan dengan emiten, Astra International (ASII) mencetak pendapatan sepanjang 2018 Rp 239,21 triliun (+16% YoY). Sementara laba bersih sebesar Rp 21,67 triliun (+15% YoY). Hasil tersebut tercatat sejalan dengan ekspektasi Sinarma Sekuritas.

Anak usaha ASII, United Tractors (UNTR) mencatatkan pendapatan bersih sepanjang 2018 sebesar RP 84,6 triliun (+31% YoY). Laba bersih tercatat sebesar Rp 11,1 triliun (+50% YoY). Hasil tersebut broadly inline dengan ekspektasi.

Sementara itu, PP London Sumatra Indonesia (LSIP) mencatatkan penjualan sepanjang 2018 sebesar 4 triliun (-15,1% YoY). Laba bersih tercatat sebesar Rp 331 miliar (-54,8% YoY). Induknya, Salim Ivomas Pratama (SIMP) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 14,1 triliun (-10,1% YoY). Laba bersih tercatat sebesar Rp 54 miliar (-86% YoY).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top