Mitsui dan Yonden Ambil 30% Saham Anak TGRA

Emiten pembangkit listrik energi terbarukan PT Terregra Asia Energy Tbk. (TGRA) mengumumkan kemitraan dengan Mitsui & Co. (Mitsui) dan Shikoku Electric Power (Yonden) melalui perjanjian jual beli (SPA) yang ditandatangani pada 14 Februari 2019 di Tokyo.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  12:02 WIB
Mitsui dan Yonden Ambil 30% Saham Anak TGRA
Komisaris Independen PT Terregra Asia Energy Tbk Supandi WS (dari kiri) berbincang dengan Komisaris Utama Ngurah Adnyana, Direktur Utama Djani Sutedja, Wakil Direktur Utama Lasman Citra, Direktur Kho Sawilek dan Direktur Independen Paul Herbert Turney, di Jakarta, Jumat (11/5/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten pembangkit listrik energi terbarukan PT Terregra Asia Energy Tbk. (TGRA) mengumumkan kemitraan dengan Mitsui & Co. (Mitsui) dan Shikoku Electric Power (Yonden) melalui perjanjian jual beli (SPA) yang ditandatangani pada 14 Februari 2019 di Tokyo.

Melalui perjanjian ini, Mitsui dan Yonden masing-masing mengakuisisi 15% saham anak usaha TGRA yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga air, sehingga totalnya mencapai 30% saham. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat TGRA dalam mengembangkan PLTA.

“Dengan pengalaman Mitsui  dalam proyek listrik skala besar, kemampuan proyek manajemen, dan komitmen jangka panjang di Indonesia, Mitsui akan memberikan kontribusi besar di proyek TGRA,” papar Lasman Citra, Managing Director TGRA dalam siaran pers, Kamis (28/2/2019).

Begitu pula dengan Yonden, sebagai perusahaan pembangkit khususnya di bidang PLTA, Yonden memiliki keunggulan dalam desain dan konstruksi, serta operasional dan pemeliharaan dengan efisien.

Menurut Lasman, kemitraan ini merupakan investasi pertama Mitsui dan Yonden dalam bidang PLTA di Asia Tenggara. Dengan bantuan kedua mita baru dapat memperkuat misi TGRA mengembangkan pembangki energi terbarukan.

Saat ini, TGRA memiliki dua anak usaha yakni Terregra Hydro Power (THP) dengan bidang PLTA, dan Terregra Solar Power (TSP) di bidang PLTS dengan portofolio proyek di Sumatera, Indonesia Timur, dan Australia Selatan. Sampai 2023, perseroan berencana membangun pembangkit berdaya 600 MW.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
saham, PT Terregra Asia Energy Tbk.

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup