Emiten Alat Berat Makin Perkasa, WIKA Raup Kontrak Baru Rp1,22 Triliun

Berita mengenai kinerja penjualan emiten alat berat serta kontrak baru PT WIjaya Karya (Persero) Tbk menjadi topik utama media massa hari ini, Selasa (26/2/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  09:01 WIB
Emiten Alat Berat Makin Perkasa, WIKA Raup Kontrak Baru Rp1,22 Triliun
Pekerja menggunakan alat berat menyelesaikan pembangunan Bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/12/2018). - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai kinerja penjualan emiten alat berat serta kontrak baru PT WIjaya Karya (Persero) Tbk menjadi topik utama media massa hari ini, Selasa (26/2/2019).

Berikut ringkasan sejumlah berita yang menjadi topik utama hari ini:

Emiten Alat Berat Makin Perkasa. Emiten alat berat nasional mencatatkan kinerja penjualan yang memuaskan sepanjang tahun lalu didorong oleh industri pertambangan yang kembali bergairah, serta sektor konstruksi dan infrastruktur yang terus menggeliat. (Bisnis Indonesia)

WIKA Raup Kontrak Baru Rp1,22 Triliun. PT Wijaya Karya (Persero) mengantongi kontrak baru Rp1,22 triliun pada Januari 2019. (Bisnis Indonesia)

Maskapai Siap Lepas Landas. Sejumlah emiten transportasi penerbangan dapat sedikit tersenyum lebar setelah PT Pertamina (Persero) mengumumkan untuk melakukan penurunan harga avtur. Sentimen positif itu diharapkan menjadi titik balik kinerja perusahaan penerbangan yang sebelumnya mendung. (Bisnis Indonesia)

ABMM Bidik Produksi Batu Bara 12 Juta Ton. Emiten pertambangan batu bara terintegrasi, PT ABM Investama Tbk., membidik produksi batu baru 12 juta ton pada tahun ini atau tumbuh 26,31% dari realisasi 2018. (Bisnis Indonesia)

PSSI Incar 6 Kapal Baru. Perusahaan jasa transportasi angkutan kapal, PT Pelita Samudera Shipping Tbk., bakal menambah armada sebanyak 5—6 kapal baru setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa memberi lampu hijau bagi perseroan untuk menggunakan fasilitas pinjaman sebesar US$21 juta (Bisnis Indonesia)

NFCX Targetkan Pendapatan Naik 115% di 2019. PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) optimistis kinerja keuangannya bakal terus positif di tahun ini. Penyedia platform OONA TV ini menargetkan pendapatan tahun ini bisa mencapai Rp 2,52 triliun. Angka ini naik 115% dibanding perkiraan pendapatan sepanjang 2018, yakni Rp 1,17 triliun. (Kontan)

BUVA Akan Akuisisi Perusahaan Entertainment Semester I-2019. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) telah merancang beberapa strategi bisnis untuk menyokong kinerja tahun ini. Emiten ini akan mulai menggelar ekspansi pada semester I-2019. (Kontan)

Harga Timah Memoles Prospek TINS. Harga timah global yang sedang dalam tren bullish dapat mengangkat kinerja PT Timah Tbk tahun ini. Perusahaan pelat merah ini bisa memanfaatkan kenaikan harga timah untuk menggenjot pendapatan, dengan cara meningkatkan produksi. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top