Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.112, Rupiah Berbalik Terdepresiasi

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.112 per dolar AS, melemah 14 poin atau 0,1% dari posisi Rp14.098 pada Selasa (29/1).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 Januari 2019  |  10:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.112 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (30/1/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.112 per dolar AS, melemah 14 poin atau 0,1% dari posisi Rp14.098 pada Selasa (29/1).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 31 poin atau 0,22% ke level Rp14.125 per dolar AS pada pukul 09.59 WIB. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.087-Rp14.125 per dolar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka rebound dengan penguatan tipis 5 poin atau 0,04% di posisi Rp14.089 per dolar AS dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (29/1/2019), nilai tukar rupiah ditutup melemah 22 poin atau 0,16% di posisi Rp14.094 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,052 poin atau 0,05% ke level 95,769 pada pukul 10.35 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka melemah 0,033 poin atau 0,03% ke level 95,788, setelah pada akhir perdagangan Selasa (29/1), indeks dolar AS ditutup menguat 0,075 poin atau 0,08% ke level 95,821.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail memperkirakan indeks dolar bergerak terbatas di level 95.80.95.90 terhadap hampir seluruh mata uang utama dunia, ditopang ditopang oleh bervariasinya sentimen yang terjadi.

“Ekspektasi pasar terhadap kemungkinan tidak akan dinaikannya tingkat suku bunga The Fed karena melemahnya kinerja perusahaan AS serta kembali tingginya ketidakpastian terkait perjanjian perdagangan antara AS-China membuat investor tidak dapat melepaskan dolar sebagai aset safe haven,” ungkapnya dalam riset, Rabu (30/1).

Dari dalam negeri, Ahmad mengatakan penurunan terhadap penawaran yang masuk terhadap lelang SUN kemarin dari Rp55,6 triliun pada lelang SUN sebelumnya menjadi Rp48,6 triliun menjadi katalis yang cukup negatif terhadap rupiah.

“Sentimen dari stabilnya dolar dan lelang SUN kemarin kemungkinan akan membuat rupiah melemah.  Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.05 -Rp14.100 per dolar AS,” ungkapnya.

 Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)   

30 Januari14.112
29 Januari14.098
28 Januari14.038
25 Januari14.163
24 Januari14.141

Sumber: Bank Indonesia                 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jisdor
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top