Melonjak 49,65%, Saham LUCK Jadi Top Gainer IHSG pada Perdagangan Perdana

Saham bersandi LUCK yang baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia ini tercatat mengalami kenaikan 49,65% ke kevel Rp428 dari harga pelaksanaan IPO sebesar Rp285.
Aprianto Cahyo Nugroho | 28 November 2018 18:04 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sentral Mitra Informatika Tbk. membukukan kenaikan harga saham paling tajam pada perdagangan hari ini, Rabu (28/11/2018).

Saham bersandi LUCK yang baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia ini tercatat mengalami kenaikan 49,65% ke kevel Rp428 dari harga pelaksanaan IPO sebesar Rp285.

"Ini adalah tahap terbaru kami untuk membuka diri bahwa kami adalah perusahaan yang berkembang," ungkap Komisaris Utama Sentral Mitra Informatika Caroline Himawati Hidajat, Rabu (28/11/2018).

Adapun, Sentral Mitra Informatika melepas 154,6 juta saham atau setara 21,6% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Dengan harga penawaran Rp285, perseroan akan mengantongi dana IPO sekitar Rp44,06 miliar.

Sentral Mitra merupakan perusahaan yang bergerak pada kegiatan usaha IT Solution, dokumentasi dan penjualan produk teknologi informasi akan menggunakan dana IPO untuk ekspansi, belanja produk, sekaligus modal kerja perusahaan.

Mengekor di belakang saham LUCK, saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk. (INCF) ditutup melonjak 34,43% atau 42 poin ke level Rp164 per lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,37% atau 23,34 poin di level 5.991,25, meskipun dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,23% atau 13,99 poin ke level 6.027,58.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 5.990,34 – 6.030,90. Adapun pada perdagangan Selasa (27/11/2018), IHSG ditutup melemah 0,15% atau 9,19 poin ke level 6.013,59.

Dari 617 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 200 saham menguat, 191 saham melemah, dan 226 saham stagnan.

Lima dari sembilan sektor menetap di zona negatif, dengan tekanan utama dari sektor infrastruktur yang melemah 2,33%, disusul sektor industri dasar yang turun 1,62%.

Di sisi lain, empat sektor lainnya menguat dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin sektor tambang dengan penguatan 1,03%.

 

Saham apa saja yang menjadi top gainers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode           

Harga (Rp)

(%)

LUCK

428

+49,65

INCF

164

+34,43

HDTX

193

+31,29

NUSA

380

+25

POLA

1.065

+24,56

 Sumber: BEI 

Tag : IHSG, top gainers
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top