Reli Jakarta Islamic Index Patah Jelang Akhir Pekan

Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berakhir di zona merah pada perdagangan Jumat (9/11/2018), mematahkan reli penguatan lima hari berturut-turut yang terjadi sebelumnya.
Renat Sofie Andriani | 09 November 2018 18:57 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berakhir di zona merah pada perdagangan Jumat (9/11/2018), mematahkan reli penguatan lima hari berturut-turut yang terjadi sebelumnya.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup merosot 1,61% atau 10,71 poin di level 655, setelah mampu berakhir di zona hijau dengan penguatan 0,91% atau 6,01 poin di posisi 665,71 pada Kamis (8/11).

Indeks syariah tersebut mulai tergelincir ke zona merah dengan dibuka turun 0,77% atau 5,15 poin di level 660,56, Jumat pagi. Sepanjang perdagangan JII bergerak di level 652,88-660,98. 

Sebanyak 7 saham menguat, 22 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing turun 4,67% dan 2% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII.

Sejalan dengan JII, reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpatahkan pada pengujung perdagangan pekan ini, Jumat (9/11), di tengah meluasnya aksi jual di pasar saham global.

IHSG ditutup merosot 1,72% atau 102,65 poin di level 5.874,15, penurunan terbesar sejak anjlok sekitar 2% pada 11 Oktober, setelah berakhir menguat 0,61% atau 36,92 poin di posisi 5.976,81 pada Kamis (8/11).

Indeks meluncur turun dari level penutupan tertinggi sejak 31 Agustus yang mampu dibukukan pada Kamis sekaligus mematahkan reli penguatan selama delapan sesi perdagangan beruntun sebelumnya.

Pelemahan IHSG dimulai saat dibuka di zona merah dengan turun 0,71% atau 42,63 poin di level 5.934,18, Jumat  pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 5.859,09 – 5.936,03.

Dari 614 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 115 saham menguat, 275 saham melemah, dan 224 saham stagnan. Seluruh sembilan sektor menetap di teritori negatif, dipimpin konsumer (-5,08%), properti (-1,51%), dan finansial (-1,31%).

Sejumlah saham emiten konsumer pun menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG, yakni saham PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing melemah 10,29% dan 4,67%.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNVR

-4,67

TLKM

-2,00

ICBP

-2,00

INDF

-3,35

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TPIA

+1,04

KLBF

+1,07

UNTR

+0,43

PGAS

+0,96

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top