Kurs Tengah Menguat 113 Poin, Mayoritas Mata Uang di Asia Melemah

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (8/11/2018) di level Rp14.651 per dolar AS, menguat 113 poin atau 0,76% dari posisi Rp14.764 pada Rabu (7/11).
Renat Sofie Andriani | 08 November 2018 11:47 WIB
Rupiah - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Kamis (8/11/2018) di level Rp14.651 per dolar AS, menguat 113 poin atau 0,76% dari posisi Rp14.764 pada Rabu (7/11).

Kurs jual ditetapkan Rp14.724 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.578 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp146.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 43 poin atau 0,29% ke level Rp14.633 per dolar AS pada pukul 11.03 WIB.

Mata uang Garuda mulai tergelincir saat dibuka terdepresiasi 24 poin atau 0,16% di posisi Rp14.614 per dolar AS, setelah mampu berakhir menguat 1,45% atau 214 poin di level Rp14.590 per dolar AS pada perdagangan Rabu (7/11).

Sepanjang hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.614-Rp14.669 per dolar AS.

Bersama rupiah, mayoritas mata uang lainnya di Asia juga melemah siang ini di antaranya yuan offshore China dan yen Jepang yang masing-masing terdepresiasi 0,16%.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, terpantau menguat 0,197 poin atau 0,21% ke level 96,194 pada pukul 10.55 WIB.

Indeks dolar mulai rebound saat dibuka naik 0,193 poin di level 96,190, setelah pada perdagangan Rabu (7/11) berakhir melemah 0,33% atau 0,320 poin di posisi 95,997.

Mayoritas mata uang di Asia bergerak lebih rendah saat dolar AS menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari pelemahannya pada Rabu akibat tertekan sentimen kemenangan Partai Demokrat di DPR AS dalam pemilu paruh waktu yang digelar Selasa (6/11) waktu setempat.

“Yuan onshore dan offshore tidak dapat memperoleh manfaat dari melemahnya dolar AS yang disebabkan oleh pemilu paruh waktu,” ujar Sue Trinh, kepala strategi valas Asia di Royal Bank of Canada, seperti dikutip Bloomberg.

“Kemungkinan akan ada tekanan berkelanjutan akibat isu perdagangan dan ada risiko bahwa Presiden Trump akan mengambil sikap agresif lebih lanjut, yang akan menjadi berita buruk bagi emerging market Asia.”

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

8 November

14.651

7 November

14.764

6 November

14.891

5 November

14.972

2 November

15.089

SumberBank Indonesia

Tag : kurs tengah bi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top