Sentimen Pasar Membaik Jelang Pemilu di AS, Bursa Jepang Rebound

Bursa saham Jepang rebound dan berakhir naik lebih dari 1% pada perdagangan hari ini, Selasa (6/11/2018), setelah tanda-tanda ekspansi ekonomi di Amerika Serikat (AS) memperbaiki sentimen pasar menjelang pemilu paruh waktu.
Renat Sofie Andriani | 06 November 2018 15:09 WIB
Bursa Jepang Melemah - REUTERS/Yuya Shino

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Jepang rebound dan berakhir naik lebih dari 1% pada perdagangan hari ini, Selasa (6/11/2018), setelah tanda-tanda ekspansi ekonomi di Amerika Serikat (AS) memperbaiki sentimen pasar menjelang pemilu paruh waktu.

Indeks Topix rebound dan berakhir menguat 1,16% atau 18,96 poin di level 1.659,35, setelah ditutup melorot 1,11% atau 18,37 poin di posisi 1.640,39 pada Senin (5/11).

Berdasarkan data Bloomberg, dari 2.106 saham pada indeks Topix, 1.359  saham di antaranya menguat, 673 saham melemah, dan 74 saham stagnan.

Saham Toyota Motor Corp. dan Honda Motor Co. Ltd. yang masing-masing naik 2,09% dan 3,14% menjadi pendorong utama atas penguatan Topix pada akhir perdagangan hari ini.

Sejalan dengan Topix, indeks Nikkei 225 rebound dan ditutup menguat 1,14% atau 248,76 poin di level 22.147,75, setelah berakhir dengan pelemahan 1,55% atau 344,67 poin di posisi 21.898,99 pada Senin (5/11).

Sebanyak 184 saham menguat, 38 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei. Saham Fast Retailing Co. Ltd. (+1,37%) dan FamilyMart UNY Holdings Co. Ltd. (+3,15%) mengerek pergerakan indeks Nikkei 225 hari ini.

Di sisi lain, nilai tukar yen terpantau melemah 0,18 poin atau 0,16% ke level 113,37 yen per dolar AS hari ini pukul 14.42 WIB, setelah berakhir terapresiasi tipis 0,01% atau 0,01 poin di posisi 113,19 kemarin.

Dilansir Bloomberg, saham produsen mobil memberikan dorongan terbesar kepada indeks Topix, dengan saham Toyota Motor Corp. menguat setelah perusahaan menaikkan proyeksi kinerja keuangannya untuk tahun ini.

Rebound bursa saham Jepang juga ditopang penguatan pada bursa Wall Street AS pada akhir perdagangan Senin (5/11), dengan saham Berkshire Hathaway Inc. yang dipimpin miliarder Warren Buffett mendorong kenaikan dalam indeks S&P 500.

Sementara itu, sebuah laporan menunjukkan indeks industri jasa AS mencatatkan penurunan lebih kecil dari perkiraan pada Oktober, yang sekaligus mengindikasikan bertahannya momentum perekonomian pada kuartal ini.

“Perekonomian AS tidak lemah, setelah data pekerjaan membaik dan upah meningkat, dan pandangan itu tercermin dalam tingkat mata uang,” kata Toshihiko Matsuno, yang bekerja dalam riset dan layanan investasi di SMBC Nikko Securities Inc.

“Pemilu selalu dipenuhi ketidakpastian dan investor mungkin tetap berjaga-jaga sambil menunggu hasil pemungutan suara setelah bursa saham naik pagi ini.”

 

Tag : bursa jepang
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top